Mengerikan, Begini Cara Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Teror dan Ancam Nasabah

Pengungkapan jaringan pinjaman online atau pinjol Ilegal (foto ilustrasi).
Pengungkapan jaringan pinjaman online atau pinjol Ilegal (foto ilustrasi).
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Kriminal - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Auliansyah Lubis mengungkap cara-cara pinjaman online atau pinjol ilegal berkedok koperasi di Manado. Polisi juga sudah lakukan penggerebekan.

Awalnya mereka meneror nasabah yang mau jatuh tempo dengan cara mengirim ke nasabah, data-data pribadinya. Hal ini diketahui dari salah satu korban yang membuat laporan polisi karena merasa terancam akan teror yang dilakukan pinjol ilegal berkedok koperasi ini.

Aulia mengatakan pada 25 Oktober 2022, korban awalnya melakukan pinjaman ke beberapa aplikasi pinjol dengan tempo peminjaman 30 hari. 

"Pada hari Selasa 22 November korban dapat pesan WhatsApp dari aplikasi pinjol PinjamanNow dan AkuKaya. Pada aplikasi PinjamanNow jatuh tempo 21 November dan AkuKaya 22 November. Awalnya yang dikirimkan pelaku (penagih) ke korban (nasabah) adalah data-data pribadi korban sendiri," kata Auliansyah, Minggu 4 Desember 2022.

Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal

Pengungkapan Jaringan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

Dia menjelaskan, pada 23 November 2022, korban dapat pesan WhatsApp kembali dari aplikasi pinjol PinjamanNow. Kali ini, berupa ancaman penyebaran data berupa foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) korban dan foto-foto korban dari media sosial ke nomor telepon orang-orang yang terdaftar pada daftar kontak handphone milik korban.

Bukan cuma itu, bahkan beberapa foto keluarga korban mulai dikirimkan ke WhatsApp korban.

Halaman Selanjutnya
img_title