Pura-pura Jadi Kurir, Pelaku Gasak Ponsel dan Uang Tunai Ibu Rumah Tangga

Ibu Rumah Tangga korban perampokan kurir palsu di Tasikmalaya, Jawa Barat
Sumber :
  • Denden Ahdani (Tasikmalaya)

VIVA Kriminal – Seorang ibu rumah tangga bernama Ukes Sukaesih (48) menjadi korban perampokan dengan modus pelaku sebagai kurir pengantar paket, Kamis (2/3) kemarin. Akibat kejadian itu, barang milik warga Kampung Ciarab, Kelurahan Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya seperti ponsel, uang tunai, dan KTP raib digondol pelaku.

Malu Hamil di Luar Nikah, IRT dan Pelajar di Malang Nekat Aborsi dan Kini Terancam Penjara

Ukes Mengatakan, saat itu ia baru pulang dari pasar ke rumah. Tiba-tiba, rumahnya didatangi pelaku yang mengaku sebagai kurir yang mengantar paket yang dipesan anaknya. Tak selang lama, korban malah menyekap korban menggunakan sapu tangan dan merampas paksa barang - barang berharga milik korban serta uang tunai dan KTP.

Ibu Rumah Tangga korban perampokan kurir palsu di Tasikmalaya, Jawa Barat

Photo :
  • Denden Ahdani (Tasikmalaya)
Kisah Inspiratif Ibu dari Pemain Timnas Indonesia U16 dalam Jalankan Usaha

"Saya pulang dari pasar, terus datang pria tak dikenal. Katanya tukang paket (kurir). Kemudian si pelaku membekap saya pakai sapu tangan. Kayaknya pelakunya sendiri," kata Ukes Sukaesih, saat dikonfirmasi, Jumat (3/3).

Menurut Ukes, pelaku yang beraksi seorang diri itu mulanya dikira orang yang bertamu. Datang ke rumahnya dengan membuka pagar, kemudian masuk dan mengaku akan mengantarkan paket yang dipesan anaknya. Padahal, kata Ukes, anaknya tak memesan paket tersebut.

WNI di Jepang Rampok Perempuan Demi Uang Rp 62 Ribu

"Dia (pelaku) masuk sendiri seperti yang bertamu dengan membuka pagar rumah, bilang katanya antar paket buat anak. Anak saya tak pesan paket apapun karena biasanya bilang kalau ada paket," ucap Ukes.

Sementara itu, Kapolsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Hartono mengatakan, pascakejadian itu pihaknya bersama tim Unit Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota langsung mendatangi lokasi dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Ya benar ada kasus curas (pencurian dengan kekerasan). Modusnya si pelaku pura-pura mengantarkan paket online shop ke rumah korban," Kata Kapolsek Mangkubumi, Iptu Hartono, saat ditemui, Jumat (3/3) siang.

Ibu Rumah Tangga korban perampokan kurir palsu di Tasikmalaya, Jawa Barat

Photo :
  • Denden Ahdani (Tasikmalaya)

Hasil olah TKP, kata Hartono, dalam kejadian itu korban mengalami kerugian total sebesar Rp 2,5 juta. Pasalnya, barang berharga milik korban di antaranya ponsel Oppo A 55, uang tunai sebesar Rp 900 ribu dan KTP raib berhasil digondol pelaku.

"Pelaku langsung merampas hape korban secara paksa dan menyekapnya serta memaksa untuk menyerahkan uang tunai yang disimpan di dalam lemari. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar 2,5 juta rupiah," pungkas Hartono. (Denden Ahdani/tvOne/Tasikmalaya)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya