Kesal Disebut Yatim Piatu, Alasan Pelaku Tega Penggal Kepala Tetangga di Jambi

Polisi merilis kasus pembunuhan di Bungo, Jambi
Sumber :
  • tvOne/Darli

Jambi – Kasus pembunuhan dengan memenggal kepala di Kabupaten Bungo Jambi yang dilakukan pelaku terhadap korban Pahman (29), warga Desa Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Jambi pada Minggu, 9 Juni yang lalu akhirnya terungkap.

LPSK Beri Perlindungan kepada 5 Anggota Keluarga Vina Cirebon

Terungkapnya kasus tersebut, setelah Polisi melakukan penyelidikan dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terhadap pelaku, yang tega memenggal kepala korban yang merupakan tetangganya sendiri, hanya karena sakit hati.

Polisi tangkap diduga pelaku pembunuhan di Jambi.

Photo :
  • tvone.
Pengusaha Aksesoris di Bekasi Dibunuh Istri, Anak dan Kekasih Anaknya

Pengungkapan ini disampaikan Kapolres Bungo Jambi, AKBP Singgih Hermawan saat konferensi persnya, bahwa motif pelaku membunuh korban yakni karena pelaku kesal dengan ucapan yang dilontarkan korban.

"Jadi, pelaku ini kesal kepada korban setelah mendengar perkataan korban yang mengatakan pelaku yatim piatu. Padahal, ayah dan ibu korban masih hidup," ungkap AKBP Singgih kepada wartawan, Kamis 13 Juni 2024.

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Eks Wartawan TV Hingga Tewas di Karo

Karena kesal lanjutnya, pelaku mengajak korban untuk membeli minuman di wilayah simpang Sawmil dan mengajak korban minum di dekat madrasah lama di Desa setempat.

"Sampai di situ, usai minum pelaku langsung menebas leher korban hingga terjatuh," ucapnya.

Singgih menjelaskan, korban melontarkan ucapan tersebut kepada pelaku yang mengatakan pelaku yatim piatu, karena dianggap durhaka oleh kedua orang tuanya yang selalu membuat masalah, yang menggunakan narkoba dan bermain judi slot.

"Omongan itu dikeluarkan oleh korban, karena pelaku dianggap durhaka oleh kedua orang tuanya yang selalu membuat masalah, dan sering menjual barang-barang milik orang tuanya seperti piring dan lainnya, hanya untuk judi online dan narkoba," jelasnya.

Karena ucapan itu terang Singgih, pelaku usai minuman keras langsung menebas leher korban sebanyak tiga kali hingga leher korban putus, dan membuangnya ke sungai batang Tebo.

"Setelah menebas leher korban dan membuangnya ke sungai, Pelaku langsung membawa kabur barang-barang milik korban," terangnya.

Penemuan mayat tanpa kepala terbungkus karung di Jambi

Photo :
  • VIVA.co.id/Syarifuddin Nasution (Jambi)

Pelaku inisial SP warga Desa Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, ini berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Resmob Polda Jambi sekira pukul 04.00 WIB, pada Senin, 11 Juni di Desa Rantau Embacang, saat pelaku hendak kabur keluar daerah.

"Saat ini, pelaku sudah kita amankan dan masih dilakukan pemeriksaan, apakah ini termasuk pembunuhan berencana atau secara spontanitas," pungkasnya. 

Laporan Darli/tvOne Jambi

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya