Apes, Habis COD Motor Bekas di Pulogadung tapi BPKB Raib Digondol Jambret

Ilustrasi BPKB
Sumber :
  • VIVA/Yunisa Herawati

Jakarta, VIVA - Nasib malang menimpa warga Kelurahan Pulogadung, Pulogadung, Kota Jakarta Timur, bernama Binteri.

img_title 15 Merek Motor Turun Gunung di IMOS 2026

Bagaimana tidak, baru saja dia membeli motor bekas, namun BPKB-nya tiba-tiba raib digondol jambret. Kejadiannya pada hari Lebaran ketiga pada 2 April 2025, lalu. Kejadian itu persisnya di Jalan Balap Sepeda Rawamangun usai COD sepeda motor bekas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekitar pukul 10.00 WIB, bersama suami dan anak melakukan COD motor bekas di Pulogadung," kata Binteri, Senin, 7 April 2025.

img_title TVS Ronin Agonda Mengaspal, Intip Perbedaan dengan Versi Lain

Saat pulang, mereka menaiki motor yang berbeda. Binteri mengendarai motornya yang dibawa saat berangkat transaksi COD, sedangkan suami dan anaknya mengendarai sepeda motor Honda Vario yang baru saja dibeli.

img_title Bensin Motor Mendadak Boros? Komponen Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Dalam perjalanan, Binteri melihat ban motor yang dikendarai suami kempes, sehingga mereka memutuskan singgah dulu ke Planet Ban sekitar pukul 13.00 WIB.

Namun, saat perjalanan pulang di area Jalan Balap Sepeda Rawamangun, tak jauh dari lokasi Planet Ban, Binteri yang mengendarai motor di belakang suaminya dijambret oleh orang tak dikenal. Tas berisi BPKB dan sejumlah uang tunai raib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka kemudian memutuskan melapor ke kantor polisi terdekat. Kemudian, polisi mengatakan salah satu langkah penting yang harus segera dilakukan usai kehilangan BPKB adalah menyiarkan di media massa, agar tidak dimanfaatkan oleh pihak jahat.

"Motor yang habis dibeli dinaiki suami, STNK sama kwitansi dia yang bawa. Nah pas di Planet Ban, saya sempat baca lagi dokumennya, terus BPKB-nya doang yang disimpan di tas saya," ujar dia.

Booth Yamaha di IMOS 2024

Orang Indonesia Ternyata Punya Kebiasaan Ini Soal Motor

Industri motor mengandalkan konsumen yang mengganti kendaraan setiap 4-5 tahun. AISI ungkap strategi menjaga penjualan di tengah pasar yang padat. Simak berikut ini.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut