Polisi Tangkap Pelaku Pengoplos Gula Ilegal di Banyumas, Produksi Capai 500 Ton per Bulan

Polda Jateng tangkap pelaku gula oplosan di Banyumas Jawa Tengah
Sumber :
  • tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Semarang, VIVA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah mengungkap kasus peredaran gula oplosan berskala besar di wilayah Banyumas. Produk oplosan ini diketahui telah beredar luas di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

img_title Harga Cabai hingga Telur Ayam dan Gula Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Dirreskrimsus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Arif Budiman menjelaskan, aksi pengoplosan ini dilakukan oleh seorang pelaku berinisial MS (52), warga Cilongok, Kabupaten Banyumas selaku pemilik gudang tempat produksi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awal bulan Juli kemarin, kami segel gudang produksi gula oplosan milik MS di Banyumas. Mereka telah beroperasi sejak 2018 dengan kapasitas produksi 300 hingga 500 ton per bulan dan omzet mencapai Rp150 juta per bulan," jelas Arif, di Kantor Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, Banyumanik Kota Semarang, dikutip Jumat 11 Juli 2025.

img_title Bantu Kembangkan Perkebunan Tebu Rakyat, Mentan Amran Pede Produksi Gula Nasional Makin Meningkat

Gula rafinasi (ilustrasi).

Photo :
  • VIVA/Yandi Deslatama

Pelaku diketahui mencampur gula rafinasi dan gula kristal putih reject pabrik, lalu mengemasnya ulang menggunakan karung bekas merek tertentu untuk diedarkan ke berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

img_title 3 Wilayah Ini Punya Motor Lebih dari 20 Juta Unit, Jakarta Bukan yang Terbanyak

Direktur Manajemen Risiko dan Legal PT RNI (produsen resmi Raja Gula), S. Hidayat Safwan, mengungkapkan, perbuatan pelaku disebutnya sangat merugikan PT RNI selaku produsen resmi Raja Gula dan merugikan masyarakat karena mendapat produk yang tidak sesuai dengan kualitas aslinya.

"Kami sangat dirugikan karena konsumen tidak mendapatkan produk sebagaimana standar kualitas Raja Gula. Ini juga merusak kepercayaan pasar terhadap brand kami. Kami imbau masyarakat agar lebih bijak dan waspada dalam memilih produk," kata Hidayat.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini sebanyak lebih dari 1.442 karung gula oplosan, dengan total berat sekitar 72 ton. Selain itu juga diamankan tiga unit mesin pengoplos (mixer), dua mesin jahit karung, dan dua timbangan digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan Teguh Joko Sutrisno/tvOne Semarang

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P Silalahi

Pelajar 14 Tahun Tewas Diduga Dipukul Balok Kayu Gara-gara Knalpot Brong di Banyumas

Seorang pelajar berusia 14 tahun, SHAP, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban kekerasan di kawasan Berkoh, Purwokerto Selatan, Banyumas, Jawa Tengah.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut