"Korban Pengelola Yayasan Yatim Piatu"

VIVAnews - Istri dosen Farmasi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat, yang tewas dengan luka tusuk di pinggang dan hantaman benda tumpul di kepala, ternyata memiliki banyak kesibukan.

Salah satu rekan suami korban bernama Mardi mengatakan, bahwa aktivitas keluarga korban memang sangat padat. Mereka pengelola yayasan yatim piantu yang beradadi kawasan Bulak Sereh, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

"Kalau bapak, ngajar sampai malam. Kalo ibu sering pergi ke pengajian dan mengurus yayasan," ujar Mardi kepada VIVAnews di lokasi kejadian, Selasa 13 Oktober 2009.

Yayasan yang dikelola mereka, mengasuh lebih dari 40 anak yatim piatu. "Sebulan sekali, menyantuni biaya sekolah mereka," terang dia.

Menurut Mardi, korban juga mengasuh satu orang anak yatim piatu korban Tsunami Aceh bernama Musyid. Hal itu juga diakui anak kedua korban yang bernama Taufik, 26 tahun.

"Memang ibu yang ngasuh dan sudah dua tahun lebih," kata Taufik.

Keanehan dirasakan salah satu warga bernama Ibu Manurung, yang menyaksikan langsung tempat kejadian perkara.

"Anehnya anjing pelacak tadi hanya muter-muter di sekitar depan rumah," kata dia.

Menurut dia, Musyid sebelumnya diasuh tetangga korban yang bernama Simanjuntak, anggota TNI berpangkat letkol.  "Namun anak itu sempat kabur dari rumah dan baru diasuh korban," terang dia.

"Maaf kata ya mas, kabarnya si anak sering disiksa," ungkapnya lagi.

Hingga saat ini, jenazah korban masih berada di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Sebelum ditemukan tewas, korban dikabarkan telah hilang sejak Minggu 11 Oktober 2009.

Kabar hilangnya Hj Hetty Rohyati, diketahui setelah Amir Hamzah suaminya mengatar salah satu anak mereka yang akan pergi ke Bandung.

Amir Hamzah kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi pada malam harinya. Baru pada pukul 05.00 WIB, polisi menemukan korban berada di parit belakang rumah dalam keadaan tertelungkup.

Dari sebelah kiri pinggang kiri korban masih menancap sebilah pisau dapur. Sementara di dekatnya ditemukan palu yang digunakan pelaku untuk memukul kepala korban.

Petugas Polsek Ciracas telah melakukan identifikasi dan meyelidiki pelaku pembunuhan terhadap Hj Hetty Rohyati.