Pendapatan Asli Daerah Bakal Dipantau Secara Digital

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno
Sumber :
  • VIVA/ Anwar Sadat

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan segera menerapkan sistem pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara digital.

img_title Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, sangat mendukung penerapan tersebut. Hal itu ia ungkapkan saat uji coba Monitoring Realtime Sistem PAD bersama Asosiasi Pengusaha dan Penggiat Sistem POS terkait Trial  (Point of Sales).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, hal ini juga sejalan dengan keinginannya untuk memperbaharui sistem pelaporan dan pengawasan pendapatan pajak dengan pendekatan digital. "Dengan sistem pengawasan ini, nantinya diharapkan kepatuhan terkait pajak PB1 DKI akan meningkat," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Jumat 26 Januari 2018.

img_title Pemprov DKI Lakukan Water Mist di 5 Wilayah Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Riza Villano SP selaku ketua Asosiasi Pengusaha dan Penggiat Sistem POS mengatakan, bahwa sistem PAD ini memungkinkan siapapun dapat memonitor potensi pendapatan daerah secara realtime.

Menurutnya, sistem ini juga membantu merealisasikan visi dan misi Pemprov DKI dalam rangka mengelola pemerintahan yang baik dengan prinsip transparan, akuntabilitas, responsibilitas, dan penuh integritas. Dengan sistem ini, lanjut Riza, siapa saja dapat memonitor pajak yang mereka bayarkan.

img_title Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Pemprov DKI: Tak Perlu Panik, Tetap Tenang

"Ini sifatnya gerakan, dimana dengan sistem ini siapa saja dapat memonitor pajak yang mereka bayarkan. Melalui sistem ini, kami optimis akan tumbuh perbaikan 30 persen hingga 50 persen dari sebelumnya." (mus)

PDI bagikan beasiswa untuk tekan anak-anak putus sekolah di Jakarta

Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah, PSI Beberkan Jurus Cegah Siswa Berhenti Belajar

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membagikan beasiswa untuk menekan angka siswa putus sekolah yang saat ini masih menjadi persoalan khusus di ibu kota.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut