Jurus Kapolda Metro Atasi Macet Jakarta

Ilustrasi kemacetan Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

VIVA – Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Idham Azis menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa jurus jitu mengatasi kemacetan di Ibu Kota. 

img_title Polisi Gerebek Kos di Jakbar, 30 Cartridge Diduga Berisi Etomidate Disita

Menurut dia, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membuat tiga Satgas. "Kami siapkan Satgas untuk kemacetan, Satgas Laka Lantas, dan Satgas Lalu Lintas. Jadi di manapun ada kemacetan, yang paling penting adalah kehadiran anggota, mereka harus selalu ada di lapangan," ujarnya di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 26 Maret 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia meminta, agar anggotanya bisa selalu siaga di jalan. Nantinya, ruas jalan juga diminta diperlebar. Sebab, ukurannya dinilai sudah tak seimbang dengan jumlah kendaraan di Ibu Kota.

img_title Dua Pria Ditangkap Buntut Pembunuhan Perempuan 19 Tahun di Kos Jaktim, Ini Barang Buktinya

"Penambahan ruas jalan saya rasa penting karena jumlah kendaraan dan ruas jalan sekarang ini tidak seimbang. Mungkin itu bisa menjadi masukan dari saya," katanya. 

Menurut Idham, kemacetan di Jakarta sekarang ini lantaran jumlah kendaraan roda empat dan dua makin banyak. Beberapa proyek pembangunan di Ibu Kot juga dianggap turut jadi penyebab kemacetan.

img_title Ada Aksi di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Fasilitasi Hak Warga Sampaikan Aspirasi

Lantaran itu, dia berharap agar proyek pembangunan yang ada cepat diselesaikan. "Pembangunan menurut saya menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kemacetan lalu lintas di Jakarta," ujar Idham.

Bharada Laurentius Valdo Fernandez Lewai yang tewas setelah diduga dianiaya juniornya

Awal Mula Cerita Polisi Tewas Ditembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum: Tak Mungkin 1 Orang

Kasipropam Korpolairud Baharkam Polri berikan laporan terkait awal mula cerita dugaan polisi tewas ditembak polisi, yakni Bharada Laurentius Valdo Fernandez

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut