Antisipasi Teror, MRT dan Polda Metro Kerja Sama Pengamanan

PT MRT Jakarta menandatangani nota kesepahaman bersama Polda Metro Jaya.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Reza Fajri

VIVA – PT Mass Rapid Transit Jakarta bersama Polda Metro Jaya menandatangani nota kesepahaman. Hal itu sebagai bentuk antisipasi aksi serangan teror yang bisa menyasar secara tiba-tiba, termasuk ke fasilitas MRT, mulai dari proses konstruksi hingga pengoperasian nanti.

img_title Kasus Roti Gluten Free Bake n Grind Memanas, Kini Ada 3 Laporan Polisi dan 16 Saksi Diperiksa

"Menjelang Ramadan kita dikejutkan dengan berbagai gangguan keamanan yang tentu bagi kita semua, termasuk MRT, saat beroperasi itu 130 ribu sampai 170 ribu orang dalam sehari akan melintas dengan kereta ini maka perlu suatu mekanisme pengamanan," kata Kepala Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Agung Wicaksono di kantornya di Thamrin, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu poin nota kesepahaman yaitu, untuk memastikan pertukaran informasi di antara kedua belah pihak. Seperti informasi soal lokasi stasiun, lay out dan instalasinya.

img_title Polisi Bongkar Gudang Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi, Pengiriman Disamarkan sebagai Ikan Asin

"Depo kami di Lebak Bulus. Ada kereta kami yang disimpan, dan pusat pengendali juga. Dan juga stasiun-stasiun kami yang akan memiliki tiga stasiun besar, Blok M, Lebak Bulus, dan HI," ujar Agung.

Sementara itu, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heri Purwono menjelaskan, nota kesepahaman juga untuk mempertegas pengamanan di lokasi MRT. "Ini yang tidak boleh terjadi pada fasilitas kita. Ini objek fasilitas nasional yang tidak boleh tersentuh apapun," kata Heri.

img_title Awal Mula Cerita Polisi Tewas Ditembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum: Tak Mungkin 1 Orang

Polisi akan segera membaca potensi kerawanan, pengamanan gardu induk, dan situasi jalur sekitar MRT. Pada Senin, 11 Juni 2018 nanti, kepolisian dan pihak MRT akan melakukan survei lokasi di 13 titik stasiun.

"Yang harus disiapkan fasilitas kantor keamanan terpadu yang nantinya terkait pengamanan ke dalam dan keluar. Tidak harus besar," kata Heri.
 

Ilustrasi truk di jalan basah

Polda Metro Bongkar Pengiriman 54 Ton Galena di Jakut, Dokumen Kontainer Malah Tertulis Kemiri

Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan 54 ton batu hitam dari Gorontalo di Jakarta Utara. Dokumen kontainer tertulis kemiri, lima orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut