Awas, Ada Copet Modus Silet di Kebun Binatang Ragunan

Taman Margasatwa Ragunan (TMR) ramai pengunjung setiap libur Lebaran.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah

VIVA – Para pengunjung Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, diharapkan lebih waspada. Di musim libur Lebaran 2018 ini, lokasi wisata itu menjadi salah satu target penjahat, terutama pencopet.

img_title Kini Ada Wisata Malam di Ragunan, Dibuka Mulai 11 Oktober 2025

Menurut Petugas Pembinaan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Aiptu Endang, ada beberapa titik rawan copet di Ragunan, seperti di lokasi pembelian tiket dan wahana kereta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua titik ini sangat rawan karena di musim liburan selalu dibanjiri pengunjung yang mengantre menunggu giliran mendapatkan tiket dan menaiki kereta.

img_title Empat Kali Beraksi, Pencopet di Halte Busway Senen Ditangkap Polisi

Aiptu Endang menuturkan, copet di Ragunan memiliki modus khusus, mereka mencuri barang berharga pengunjung dengan bermodalkan silet.

"Yang dianggap rawan, yang sudah-sudah terjadi seperti di kereta, itu biasanya orang mengantrie Yang biasanya modus di situ, lengah terus tasnya disilet," ujar Endang, Senin, 18 Juni 2018.

img_title Manajemen Margasatwa Ragunan Prediksi Puncak Lonjakan Pengunjung Terjadi Besok

Endang mengatakan, sejauh ini belum ada laporan yang diterima polisi terkait kejahatan ini, hanya saja ada laporan dari seorang pengunjung tentang kehilangan dompet. Dan itu pun belum bisa dipastikan apakah hilang karena dicopet atau jatuh dan mungkin juga tertinggal.

"Sekarang belum, belum ada. Tapi ini baru lebaran keempat. Kebetulan ada yang kehilangan dompet, sudah lapor di depan tapi belum tahu hilangnya bagaimana," kata dia.

Untuk mengantisipasi kejahatan pencopetan, kata Aiptu Endang, jajaran Polda Metro Jaya telah mengerahkan sebanyak 150 personel gabungan dari berbagai unsur.

"Kurang lebih 150, Polres dan Polsek gabungan, dan juga ada dari Polda, Sabhara ya. Brimobnya juga menyusul," kata Aiptu Endang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, kepolisian juga akan mengawasi hewan dari kejahilan pengunjung. Pengunjung yang diketahui memberi makan ke hewan akan juga ditindak polisi.

"Iya kan sudah dibilangin, sudah ada peraturannya, tidak boleh memberi makan selain petugas. Ya ditindak, orangtuanya yang dimarahi, karena kan biasanya anak-anak (yang beri makan). Kita tegur," ucap Endang. (ren)

Terduga pencopet diarak di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Wanita Diduga Copet Diarak Pakai Kalung ‘Saya Copet’ di Pasar Tanah Abang, 3 Petugas Keamanan Diperiksa

Sebanyak 3 petugas keamanan dimintai keterangannya oleh Polres Metro Jakarta Pusat, buntut viralnya sebuah video menunjukkan terduga pencopet diarak di Pasar Tanah Abang.

img_title
VIVA.co.id
25 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut