Waspada Begal Modus Baru, Tuduh Korban Remas Payudara

Ilustrasi tahanan diborgol.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA – Berbagai macam modus kejahatan terus saja berubah dewasa ini. Misalnya di Tangerang, pelaku begal memakai modus menuduh korbannya telah melakukan pelecehan seksual terhadap teman perempuan pelaku yang sebenarnya fiktif.

img_title Dikira Begal, 2 Pria di Bekasi Diamuk Warga hingga Berpelukan, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Para pelaku berkilah korban telah meremas payudara teman wanita mereka. Polda Metro Jaya mengungkapkan mereka adalah Ahmad Stofian alias Ian bin Yunus (22), Karno alias Tato alias Maun (34) dan Arif Aqiruddin alias Arif bin Katio (21).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka berteriak kepada korban, 'Kamu anak komunitas Vario ya?'. Lantas dijawab, 'Bukan bang' oleh korban. Setelah berhenti kemudian tersangka mengatakan kepada korban bahwa teman tersangka atas nama Desi dipegang payudaranya oleh orang yang mengaku dari komunitas Vario," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 11 Juli 2018.

img_title Bikin Merinding! Dua Pemuda Dikejar Begal Bersenjata Tajam hingga Nyungsruk ke Warung

Kemudian korbannya lantas diajak menemui wanita yang bernama Desi itu dan Ketua RT setempat untuk menyelesaikan masalah. Tapi, belum tiba di lokasi yang dimaksud, lantas korban diturunkan di jalan.

"Tersangka juga meminta ponsel korban dan mengancam sambil mengatakan, 'Lo tunggu di sini ya, jangan kabur. Kalau kabur, gua cari lo. Kalau ketemu, gua keroyok.’ Kemudian tersangka pergi," lanjut Nico.

img_title Detik-detik Duel Sengit Driver Ojol Lawan Begal di Tasikmalaya, Sempat Dicekik Tali Tambang

Namun, pada akhirnya aksi mereka berhasil dihentikan aparat. Ketiganya diciduk di Jalan DR. Soetomo Raya, Karang Timur, Tangerang pada Selasa 10 Juli 2018 sekira pukul 04.30 WIB pagi. Sempat melawan saat akan diciduk, para pelaku “dihadiahi” timah panas pada kaki.

Salah satu pelaku, Arif Aqiruddin ternyata berprofesi sebagai pengendara ojek online, namun Nico tak beberkan ojek online apa. Akibat perbuatan itu, para pelaku terancam Pasal 365 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. (ren)

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Herman Saputra

Pemuda di Garut Rekayasa Jadi Korban Begal, Ternyata karena Pakai Uang Perusahaan Rp 2,1 Juta

Sempat ramai tersebar di media sosial terkait adanya seorang pengendara sepeda motor yang dibegal kemudian mengalami luka-luka pada bagian tangannya di Garut

img_title
VIVA.co.id
20 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut