Detik-detik Rumah Kapitra Diduga Dilempar Bom Molotov

Kapitra Ampera
Sumber :
  • VIVA/Bayu Nugraha

VIVA – Rumah bakal calon legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera, diduga dilempar bom molotov, Senin, 6 Agustus 2018 malam.

img_title Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi, Diduga Sebar Petunjuk Bikin Bom Molotov

Kejadian itu terjadi sekira pukul 19.10 WIB di kediaman Kapitra di Jalan Tebet Timur Dalam VIII Nomor 16 RT 02 RW 09, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan pihak Kepolisian hingga kini masih terus melakukan penyelidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Benar. Sedang dalam penyelidikan," katanya saat dikonfirmasi, Senin 6 Agustus 2018.

img_title Polisi Telisik Aliran Dana Pembelian Sajam hingga Bahan Baku Molotov Jelang Demo 27 Agustus

Dia mengatakan kejadian itu pertama kali diketahui oleh istri Kapitra bersama dengan asisten Rumah Tangga. Awalnya, mereka berdua mendengar suara lemparan yang berasal dari garasi mobil.

Saat dilakukan pengecekan ke sana, ditemukan dua botol minuman energi berisi bensin yang tutupnya dipasangi sumbu. Satu botol masih utuh, sementara satunya pecah.

img_title 65 Orang Diamankan Polisi Jelang Demo 27 Agustus, Sajam hingga Bahan Baku Molotov Disita

"Jumlah diduga bom molotov ada dua buah berupa botol minuman energi," ujar Argo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merasa benda mencurigakan itu adalah bom molotov, lantas keduanya melapor Kapitra. Keduanya menghubungi Kapitra yang saat kejadian tengah di Masjil Al Ittihad guna melakukan salat.

Atas dasar itu lantas Kapitra melapor ke polisi. Hingga kini, polisi sendiri masih menyelidiki kejadian tersebut.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno (ketiga kiri)

Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Hendak Picu Kerusuhan di Malang, 4 Bom Molotov Disita

Sebanyak 12 orang ditangkap Polresta Malang Kota karena diduga merencanakan kerusuhan saat aksi penyampaian aspirasi masyarakat di kawasan Alun-Alun Tugu.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut