Terungkap, Pemberi Auto Switch ke Penembak Gedung DPR

Dua tersangka dihadirkan dalam rekonstruksi penembakan di Gedung DPR RI.
Sumber :
  • Foe Peace

VIVA – Polisi menyebutkan dari rekonstruksi adegan peristiwa peluru nyasar ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat diketahui auto switch yang membuat senjata api tersangka IAW menembak dan tak bisa dikontrol diberikan oleh pendampingnya, berinisial H dan S, di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta. 

Tembak-Menembak di Intan Jaya Papua, TNI Rebut Senjata OPM

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan, H dan S tidak tergabung dalam Perbakin. Mereka hanya bertugas di lapangan tembak sebagai pendamping latihan. "Ini asisten-asisten yang bantu-bantu. Caddy kalau di lapangan golf," katanya di Lapangan Tembak Senayan, Jumat, 19 Oktober 2018.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa H dan S. Namun, status keduanya masih sebagai saksi. "Sudah (diperiksa) tapi bisa saja nanti diperiksa ulang. Nanti saya minta penyidik untuk melakukan pendalaman," ujarnya.

Kasus Penembakan Warga di Makassar, 12 Polisi Disanksi Disiplin

Setidaknya ada enam lubang tembakan ditemukan di Gedung DPR. Ruangannya pun berbeda-beda ada di lantai 13, 16, 10, 20, 9, dan lantai 6.

Meski ada enam lubang tembakan, baru lima proyektil yang ditemukan. Satu proyektil yang di lantai 20 tidak ditemukan atau hilang. (ase)

40 Remaja dan Anak Peserta Demo di DPR Kebingungan
Hasil Investigasi Komnas HAM Terkait Penembakan Laskar FPI,,,Ahmad Taufan Damanik

Jokowi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi Komnas HAM Soal Laskar FPI

Presiden Jokowi mengapresiasi hasil investigas Komnas HAM soal tewasnya 6 laskar FPI dan siap memberi arahan kepada Polri.

img_title
VIVA.co.id
14 Januari 2021