Nur Mahmudi Ismail Dicegah ke Luar Negeri

Mantan Wali Kota Depok Nur Mahmudi saat tiba di Mapolresta Depok.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA – Polisi mengirimkan surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham untuk mencegah tersangka kasus dugaan korupsi Jalan Nangka, Nur Mahmudi Ismail, ke luar negeri.

img_title Sosok AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Istri Jenderal yang Mengundurkan Diri dari Polri

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mantan Wali Kota Depok itu dicegah ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tersangka NM setelah kemarin kami lakukan pencegahan, tanggal 18 Oktober 2018 surat pencegahan ke LN sudah dikirimkan ke Ditjen Imigrasi selama enam bulan ke depan," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, 22 Oktober 2018.

img_title Penggerebekan Kampung Bahari: 29 Orang Ditangkap, Cartridge Etomidate Ikut Disita

Terkait perkembangan kasus, Argo mengatakan, penyidik masih melengkapi berkas yang dikembalikan oleh jaksa. Berkas dikembalikan jaksa pada Kamis, 4 Oktober 2018.

"Belum lengkap, P-19 (dikembalikan jaksa), masih diperbaiki oleh penyidik, secepat mungkin kami akan kembalikan ke kejaksaan," ujarnya.

img_title Gerebek Kampung Bahari, Polisi Temukan Ribuan Ekstasi hingga Senjata Api

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan Nur Mahmudi Ismail dan mantan Sekretaris Daerah Harry Prihanto sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pembebasan lahan Jalan Nangka Kecamatan Tapos Depok, pada 20 Agustus 2018. Keduanya diduga menyalahi kewenangan dan merugikan negara senilai Rp10,7 miliar. 


 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto (kanan)

Polda Metro Pastikan Bukan EO Acara Sumpah Pemuda yang Tuai Polemik, Usut Adanya 'Mahasiswa Bayaran'

Polda Metro menjelaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda sejatinya melibatkan berbagai elemen pemuda dari berbagai latar belakang, bukan terbatas pada mahasiswa saja.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut