Kartu Jak Lingko Anies Dipertanyakan

Program Jak Lingko yang diluncurkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sumber :

VIVA – Penerbitan kartu Jak Lingko yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI sebagai alat pembayaran untuk sistem transportasi umum yang terintegrasi di Jakarta dipertanyakan.

img_title Arti Kata 'Josjis' yang Dipakai Anies Baswedan ke Ganjar Pranowo, Ternyata Ini Maknanya

Menurut analis kebijakan transportasi Azas Tigor Nainggolan, selama ini, sistem uang elektronik yang dikeluarkan sejumlah bank, serta berlaku juga secara nasional, telah umum digunakan sebagai alat pembayaran juga untuk moda-moda transportasi umum di Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah ada kartu untuk TransJakarta, atau uang elektronik yang digunakan untuk membayar layanan TransJakarta. Mengapa pula harus membuat dan menjual kartu Jak Lingko?" ujar Azas di Jakarta, Senin, 7 Januari 2018.

img_title Momen Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan Bertemu di Jogja: Josjis, Dab

Azas menyampaikan, penerbitan kartu uang elektronik baru oleh Pemerintah Provinsi DKI terkesan ingin menggantikan sistem sebelumnya yang sudah diberlakukan pemerintah pusat.

"Penerbitan kartu Jak Lingko ini aneh dan mengada-ngada," ujar Azas.

img_title Rumahnya Diselimuti Abu Vulkanik, Anies Baswedan Bagikan Tips Penting untuk Warga

Azas menilai, gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan seharusnya mempertimbangkan juga rencana pemerintah pusat membuat sistem pembayaran terintegrasi untuk moda transportasi lain. Moda transportasi itu merupakan layanan transportasi yang dikelola pemerintah pusat, yaitu LRT dan KRL Jabodetabek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, kebijakan tidak terkesan tumpang tindih dengan kebijakan lain yang dibuat pemerintah pusat.

"Melihat kepentingan integrasi layanan transportasi massal publik di Jabodetabek, seharusnya sistem layanan Jak Lingko sama atau terintegrasi dengan sistem tiketing moda transportasi publik yang dikelola oleh BUMN," ujar Azas.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Kejutan Survei! KDM Salip Anies di Bursa Capres, Elektabilitas Gibran Pepet AHY

Survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) mengungkap peta persaingan calon presiden (capres) yang super ketat jika Pilpres digelar hari ini. Prabowo masih kokoh

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut