Pemimpin Perampok Mini Market Ditembak Polisi Saat Diciduk

Ilustrasi senjata api.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ardiansyah

VIVA – Pemimpin komplotan pembobol mini market yang kerap beraksi di wilayah Bekasi, Jawa Barat, terpaksa diberikan timah panas karena melawan saat diciduk polisi.

Tampang Pelaku Perampokan Sadis Turis Perancis di Bukit Sipiso-piso Kabupaten Karo

"Tercatat sudah delapan tempat kejadian perkara (TKP). Satu tersangka (Trisno) kita berikan tindakan tegas, saat ini masih dirawat di RS Polri," kata Pembantu Unit (Panit) II Resmob Polda Metro Jaya, AKP Reza Pahlevi, di Mapolda Metro Jaya, Senin 21 Januari 2019.

Sedang dua tersangka lainnya adalah SS alias Belong, dan T alias Bintang. Ketiganya diciduk Senin 14 Januari 2019 pekan lalu di  tempat persembunyiannya di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Melawan Aparat, Perampok Sadis Wisatawan Prancis di Karo Dihadiahi Timas Panas

"Modus kapten (Trisno) setiap pukul 10 pagi itu mencari sasaran mini market yang akan dijadikan sasaran pencurian," ujarnya.

Setelah menentukan target, kemudian Trisno mengajak kedua rekannya beraksi. Mereka mengincar brankas yang tersimpan di mini market dan juga mengambil barang-barang lain semisal rokok. 

Viral Mobil Truk Ekspedisi Kirim Barang Digondol Komplotan Maling di Cilandak Jaksel

"Setelah pada malam hari sekitar pukul 3-4 dini hari, kapten mengajak rekannya membobol Alfamart menggunakan tang, linggis, plafon menggunakan tali tambang," kata dia.

Namun, kini ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Sementara untuk Trisno sendiri hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit. Ketiganya dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (ren)

AS, wanita cantik yang membuat laporan perampokan palsu di Markas Polres Gresik. (Foto: Tofan Bram Kumara/Viva Jatim)

Wanita Cantik Ini Mengaku Dirampok dan Disekap, Ternyata Iphone dan Perhiasannya Digadaikan

Wanita cantik, AS (24 tahun), harus berurusan dengan aparat kepolisian dari Polres Gresik, Jawa Timur, gara-gara membuat laporan palsu. Awalnya dia melapor jadi korbannya

img_title
VIVA.co.id
21 April 2024