Anies Sebut PBB Gratis Bukan Dihapus tapi Dikembangkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Sumber :
  • VIVA/ Agus Rahmat.

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, Pajak Bumi Bangunan atau PBB, dengan nilai jual objek pajak atau NJOP Rp1 miliar, tidak dihapus tapi dikembangkan.

img_title Pemprov DKI Ajukan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Kaji Ikan Sapu-sapu, Kadis KPKP: Kami Terpaksa

Anies menyebutkan, pembebasan PBB dengan nilai NJOP di bawah Rp1 miliar berlangsung pada 2019, dan peraturannya dibuat setiap tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, kebijakan pembebasan PBB itu untuk rumah-rumah dengan NJOP Rp1 miliar ke bawah berjalan di 2019, dan selalu peraturannya dibuat setiap tahun," ujar Anies, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa 23 April 2019. 

img_title Pemprov DKI Lakukan Water Mist di 5 Wilayah Jakarta Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Dia menambahkan, "Jadi, tiap tahun selalu ada pembebasan, tapi kalau dibuat 19 (2019) bukan berarti 20 (2020) akan enggak ada dan kita rencana terus." 

Tahun ini, menurut Anies, pembebasan PBB untuk pensiunan guru di DKI Jakarta. Ia juga memiliki rencana untuk veteran, TNI, polisi dan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS). 

img_title Rumahnya Diselimuti Abu Vulkanik, Anies Baswedan Bagikan Tips Penting untuk Warga

Ia menegaskan, PBB gratis untuk NJOP di bawah Rp1 miliar bukan dihapus, tetapi dikembangkan. "Mulai tahun ini semua guru bebas PBB di Jakarta, kemudian termasuk pensiunan guru. Kalau dulu hanya di bawah Rp 1 miliar, kalau sekarang semua guru bebas PBB," ujarnya.

Selain itu, menurut Anies, semua veteran, purnawirawan, TNI, polisi, pensiunan PNS, perintis kemerdekaan, pahlawan, penerima bintang kehormatan Presiden, mantan presiden, dan wakil presiden akan mendapatkan pembebasan PBB. "Jadi, bukan mau dihapuskan tapi malah ditambah," ujarnya. (asp)

PDI bagikan beasiswa untuk tekan anak-anak putus sekolah di Jakarta

Ratusan Anak Jakarta Putus Sekolah, PSI Beberkan Jurus Cegah Siswa Berhenti Belajar

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membagikan beasiswa untuk menekan angka siswa putus sekolah yang saat ini masih menjadi persoalan khusus di ibu kota.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut