Lima Karyawan Gudang Elektronik Disekap Komplotan Perampok

Gudang distributor perlengkapan elektronik CV Murtantes di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Pondokgede Kota Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • VIVA/Dani

VIVA – Sejumlah karyawan gudang distributor perlengkapan elektronik CV Murtantes di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Pondokgede Kota Bekasi, Jawa Barat, disekap kawanan permpok pada Senin, 24 Juni 2019. Dalam penyekapan itu lima karyawan ditodong senjata tajam.

img_title Ngeri! Mobil WNA Dibuntuti dari Bank, Rp1,3 Miliar Raib Dirampok di Cikampek

"Mereka datang saat kita sedang terlelap tidur. Mereka bangunin kita semua, menyanyakan bos. Saya bilang bos di atas, lalu mereka ke atas," kata Yugi, seorang karyawan gudang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yugi mengaku, pelaku membangunkannya bersama empat rekannya. Lalu tangan dan kakinya diikat oleh pelaku menggunakan lakban. Mereka juga menutup mata para sandera sehingga tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Selama penyekapan, pelaku memerintahkan Yudi tidak melawan.

img_title Rampok Bacok Nasabah dan Gasak Rp30 Juta di Bekasi Ditangkap, Sudah 3 Kali Beraksi

Dia tak tahu persis jumlah pelaku, tetapi diperkirakan lima orang. Penyekapan berlangsung selama satu jam. Namun, setelah para pelaku melarikan diri, Yugi dan temannya berusaha melepaskan diri dengan cara menggigit tali pengikat yang melilit di tangan dan kakinya.

"Saya dan rekan saya saling gigit ikatannya. Kalau yang diikat dengan tali plastik kita sundut dengan obat nyamuk dengan cara dibakar, secara bergantian," ujarnya.

img_title Baru Keluar Bank Bawa Rp30 Juta, Nasabah di Bekasi Langsung Dibacok Perampok

Setelah berhasil melepaskan diri, Yugi bersama empat kawan lainnya--Nana, Ari, Asep dan Jaenal-- segera melapor kepada Polisi terdekat. 

Nana, karyawan lain yang ikut disekap, mengaku tak sempat berkomunikasi dengan para pelaku. Selama penyekapan, mereka diperintahkan tidak berbicara sementara kawanan pelaku menunggu di belakang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nana hanya melihat usai kejadian seorang bos tempat ia bekerja terluka. Saat pelaku melarikan diri, dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. "Suki nama bos lelaki terluka, katanya dipukul pakai linggis, lukanya sekitar pelipis, sama belakang kepala," katanya,

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pondok Gede AKP Supriyanto membenarkan kabar perampokan gudang itu. Dia menyebut pelaku mengambil uang satu juta rupiah dan dua buah ponsel.

Seorang pengendara melintas di Toko Emas Murni yang diberi police line oleh Polres Jember setelah kasus perampokan

Perampokan Toko Emas di Jember, Ibu-Anak Terluka Disabet Celurit, Pelaku Kabur Pakai Mobil Putih

Aksi perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemilik toko berusia 71 tahun dan anaknya mengalami luka setelah diserang.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut