Putri Sulung Bripka Rahmat Ingin Jadi Polisi

Bripka Rahmat Effendi tewas ditembak juniornya di Polsek Cimanggis.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA - Anggota Dirlantas Polda Metro Jaya yang tewas akibat ditembak rekan sesama anggota Polri, Bripka Rahmat Effendi, meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masing-masing masih berstatus pelajar.

img_title Temuan Kerangka di Perkebunan Tebu Gorontalo Diduga Remaja Perempuan Echa yang Hilang 3 Bulan, Korban Pembunuhan?

Menurut kabar yang beredar, putri sulung almarhum, yakni Grace Effendi, disebut-sebut ingin sekali mengikuti jejak sang ayah, menjadi anggota Polri. Hal itu langsung mendapat respons dari institusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya tadi pas saya kedalem anaknya emang cita-citanya bilangnya mau jadi polisi," kata Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Zulkarnain Adinegara saat ditemui di rumah duka di kawasan Permata Tapos Residence, Depok, Jawa Barat, pada Jumat 26 Juli 2019.

img_title Pria di Cirebon Nekat Bunuh Mantan Istri di Hotel, Pemicunya Cemburu karena Video Call Laki-laki Lain

Terkait hal itu, Zulkarnain mengaku rekomendasi tersebut telah disampaikan secara langsung. Yakni mohon bantuan untuk masuk polisi.

"Anaknya yang wanita. Kita sih kapasitasnya mendukung, turut mendukung, dan mendoakan ya, siapa tahu kuasanya kan dari Allah kan ya," ujarnya.

img_title Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191, Tegaskan Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

"Karena kan memang ada syarat dan ketentuan untuk masuk ke polisi. Tapi siapa tahu kan segalanya dari Allah ya," tambah Zulkarnain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, Bripka Rahmat tewas usai mengalami tujuh luka tembak. Peristiwa itu terjadi di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Cimanggis, Depok pada Kamis malam, 25 Juli 2019.

Terduga pelaku, yakni Brigadir RT saat ini masih menjalani serangkaian pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Sedangkan almarhum, telah dimakamkan di salah satu TPU di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor. [mus]

Ilustrasi pembunuhan/Penusukan.(istimewa/VIVA)

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung Lalu Tikam Berkali-kali Hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

Rumah di Jalan Pamitran, Panyileukan, Kota Bandung, mendadak jadi lokasi pembunuhan pada Minggu sore, 27 September 2026. Apriyanti (53) tewas setelah ditikam anak tirinya

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut