Kali Bahagia Kering, Jadi Tumpukan Sampah

Sampah di Kali Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Sumber :
  • VIVA/ Dani.

VIVA - Dinas Kebersihan Pemerintah Kabupaten Bekasi menyebut kondisi Kali Bahagia saat ini lebarannya hanya 22 meter. Sedangkan ketebalan sampah sudah mencapai 25 sentimer. Akibatnya, kondisi kali sudah mengering.

img_title Teknologi Pengolahan Sampah Langsung di Sumbernya Bisa Jadi Kunci Ekonomi Sirkular

“Lebar kali sisa 22 meter. Di samping kiri kanan bangunannya dipenuhi bangunan rumah penduduk,” kata Kabid Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, Senin, 28 Juli 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dodi menambahkan, instansinya masih menunggu instruksi dari dinas yang berwenang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Beksi. Sebab, domain normalisasi kali bukan menjadi kewenangannya.

img_title Warga Probolinggo Tewas Terbakar saat Mau Padamkan Kebakaran Sampah

“Kami siap kapan pun ditugaskan. Hanya saja domain ini bukan kami,” katanya.

Sebab, menurut Dodi, butuh kendaraan alat berat untuk bisa membersihkan seluruh sampah yang ada di Kali Bahagia. Dia mencontohkan, untuk pembersihan Kali Pisang Batu beberapa bulan yang lalu saja membutuhkan waktu lama meski sudah dikerahkan dua beko.

img_title RI Belajar dari Tiongkok Kembangkan SDM Demi Pacu Teknologi Pengolahan Sampah

“Tidak mungkin mengandalkan tenaga untuk membersihkan banyaknya sampah,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, Kali Bahagia hilirnya adalah Kali CBL yang menuju laut Marunda. Sehingga, bila kondisinya tidak segera tertangani dikhawatirkan bisa berdampak ke aliran kali lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tumpukan sampah di RT 13 RW 11, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi tercecer sampai 1 kilometer di atas Kali Bahagia. Seluruh sampah yang mengendap di atas air itu kebanyakan sampah jenis rumah tangga. (ase)

Kampus Universitas Indonesia

5 Ton Sampah Menumpuk Setiap Hari di UI, Bisakah Kampus Jadi Lebih Ramah Lingkungan?

Lima ton sampah setiap hari menjadi beban yang harus ditangani Universitas Indonesia (UI), Depok, di tengah aktivitas warga kampus. Harus diimbangi dengan pemilahan.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut