Ternyata Segini Tarif dan Durasi 'Main' di Video Vina Garut

Vina (tengah), tersangka video porno Vina Garut
Sumber :
  • Diki Hidayat/VIVA

VIVA – Hampir satu bulan yang lalu, media sosial digemparkan dengan video porno 'Vina Garut'. Polisi sudah menetapkan tiga tersangka yang merupakan pemeran dalam video seks gangbang tersebut. Tapi Rayya yang juga mantan suami V (satu-satunya pemeran wanita) sudah meninggal dunia akibat komplikasi sejumlah penyakit.

img_title WNA Taiwan Manajer Kapal Tanker Pembawa 1,16 Ton Ketamine Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Bui

Meski begitu, pengusutan masih terus berlanjut. Berikut beberapa up date terkait video syur yang dikatakan sebagai pemersatu warganet itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tertangkap satu target lagi

img_title Kapolri Ungkap 11 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, 3 Perusahaan Asing Ikut Terseret

Salah satu dari dua tersangka yang masih menjadi buruan pihak Kepolisian sudah terciduk. Dia adalah AD (29) warga Desa Cipaku, Bandung. Polisi mengakui AD cukup licin, dia kerap berpindah tempat.

Tim Reserse Mobile atau Resmob Satreskrim Polres Garut Jawa Barat menangkap AD di rumahnya, Senin 23 September 2019. AD adalah salah satu dari tiga pria yang melakukan hubungan badan dengan tersangka V (19) secara gangbang. Dengan tertangkapnya AD, tinggal Mr bertopeng seorang yang menjadi incaran polisi.

img_title Sopir Pajero Tabrak Pelajar hingga Tewas di Mampang Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Hasil Tes Narkoba

Patungan untuk booking V

Ada sejumlah fakta yang selama ini berusaha diungkap oleh polisi terkait video tersebut. Misalnya saja, waktu pembuatan video dan pemerannya. Dari AD, terkuaklah beberapa fakta.

Berawal dari unggahan Rayya di Twitter, komunikasi mereka berlanjut melalui whatsapp. Deal-lah harga untuk 'main' berempat dengan tarif masing-masing Rp600 ribu. "Jadi kalau komunikasi saya langsung dengan muncikarinya (Rayya), dan kesepakatanya main berempat," ujar AD, dikutip dari VIVAnews.

Setelah itu, ia dan Mr bertopeng meluncur ke Garut dengan kendaraan umum minibus. AD sudah kenal Mr Bertopeng sebelumnya, tapi ia enggak pernah bertemu V dan Rayya. "Yah, berkenalan sama Rayya dan V, kalau dengan Mr bertopeng memang sudah kenal lebih dulu di Bandung," ujarnya.

Mereka bertemu untuk pertama kalinya di penginapan dan langsung melakukan transaksi seksual. Saat pesta seks berlangsung, AD mengaku sadar dan tahu saat Rayya merekamnya. Hanya ia enggak mengira video itu akan viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Durasi syuting enam jam

AD bercerita bahwa pada Oktober 2018 lalu dia, dia dan Mr Bertopeng sampai di penginapan pada pukul 11.00 WIB. Setelah berkenalan, tiga pria (AD, Rayya dan Mr bertopeng) serta V (19) langsung masuk kamar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut