Begini Fakta Anies Mau Percantik Monas tapi Berpolemik
- VIVA/M Ali Wafa
“Justru setelah ini, Monas akan bertambah hijaunya menjadi 64 persen. Saya harap masyarakat agak bersabar sedikit,” ujarnya.
Menurut dia, penebangan pohon itu memang tidak bisa dihindari karena terkena dampak dari rencana pembangunan revitalisasi tersebut. Akan tetapi, Pemerintah Provinsi Jakarta sudah melakukan pemindahan juga ke sisi barat sebanyak 55 pohon.
“Ini saya rasa jumlahnya sangat sedikit, karena ini sudah tidak bisa dihindari,” ujarnya.
Di Keppres disebut persetujuan
Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama mengatakan, untuk pedoman penataan kawasan Medan Merdeka itu landasannya yang diacu adalah Keputusan Presiden.
“Jadi landasan kita harus selalu kembali kepada Keppres,” kata Setya.
Setya menjelaskan, dalam Keputusan Presiden 25/1995 disebutkan kalimatnya pakai persetujuan. Bahwa, komisi pengarah bertugas memberikan persetujuan dalam perencanaan dan pembiayaan yang dilakukan oleh badan pelaksana.
“Badan pelaksana, yaitu Gubernur DKI yang juga merangkap sekretaris komisi pengarah,” ujarnya.
Kemensetneg jadi juri sayembara
Setya mengaku bahwa Kementerian Sekretariat Negara memang dilibatkan dalam sayembara desain proyek revitalisasi Monas. Menurut dia, Kepala UPT Monas mengundang Menteri Sekretaris Negara untuk menjadi juri.
“Kemudian pak menteri tidak bisa, diwakilkan kepada saya untuk mewakili Istana. Jangan sampai dari sisi keamanan dan sebagainya diabaikan,” katanya.
Selanjutnya, berbagai proses tahapan pun diikuti secara cepat sekali. Kemudian, pemenangnya diundang khusus dan juri memberikan masukan kepada pemenang untuk menyempurnakan hasilnya.
“Saya masih ingat desain seperti apa. Nah, yang saya lihat sekarang ini sangat berbeda dengan apa yang dipresentasikan oleh pemegang sayembara,” ujarnya.
Anies harus jelaskan
Setya mengatakan, komisi pengarah telah menyiapkan beberapa opsi terkait revitalisasi Monas, di antaranya bisa disetop atau ditolak untuk tidak dilanjutkan. Kemudian, diterima atau disetujui dengan persyaratan dan mungkin opsi lain.
“Nanti bisa berkembang ketika ada rapat berikutnya,” ujarnya.
Selanjutnya, kata dia, Anies selaku Gubernur DKI akan diminta menjelaskan dan memaparkan terkait dua hal. Pertama, soal revitalisasi dan kedua, rencana penyelenggaraan serta penataan kawasan untuk Formula-e.
“Pada prinsipnya, kami ingin ada penyelesaian dengan baik. Jangan sampai masyarakat dirugikan, ini (pohon) sudah ditebang, bagaimana mengembalikan vegetasi di sana, misalnya begitu,” ucapnya.