Jumlah Kendaraan di Jakarta 9,6 Juta

Kemacetan di Jakarta kian parah. Apalagi di musim penghujan seperti ini. Air tergenang sedikit saja, sudah cukup membuat antrean mengular hingga ratusan meter. Mobil mogok satu saja, sudah cukup membuat Anda telat setengah jam sampai di kantor.

Begitulah Jakarta, kemacetan terjadi dengan rupa-rupa sebab. Dari  jalan yang berlubang hingga jumlah kendaraan yang terus membludak saban tahun. Lihatlah data-data berikut ini.

Sepanjang tahun 2001 hingga 2008, jumlah kendaraan meningkat secara signifikan, dari 3,5 juta di tahun 2001 menjadi 9,6 juta di tahun 2008. di tahun 2008, jumlah motor di Jakarta sebesar 70 persen dibandingkan seluruh kendaraan yang ada, mobil sebesar 27 persen, dan bis kota hanya 3 persen.

Sepeda motor mengalami peningkatan sebesar 5 juta sejak perioide observasi, sementara mobil (baik mobil berpenumpang maupun mobil beban) mengalami peningkatan sebesar 1,1 juta. Selain itu, Bis juga mengalami peningkatan, namun hanya sebesar 55 ribu selama kurun waktu tersebut.

Kendaraan umum, baik dalam bentuk taksi, mobil barang, bus pariwisata, ataupun bus AKAP, hanya mengalami peningkatan sebesar 8 ribu sepanjang periode 2001 - 2008.

Di tahun 2008, taksi menempati share tertinggi untuk jenis kendaraan umum dari seluruh jumlah kendaraan umum di Jakarta, yaitu sebesar 48 persen, sementara bis hanya 17 persen.

Data lebih lengkap, silakan klik attachment.