Polisi: Ada Buronan dan Anak SD Ikut Demo ke DPR

Kapolres Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Polisi Budhi Herdi Susianto
Sumber :
  • VIVAnews / Foe Peace

VIVA – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan sejak Senin 30 September 2019 sampai hari ini, Selasa 1 Oktober 2019 ada 173 orang diamankan terkait demo berujung ricuh di depan Gedung DPR/MPR.

img_title Pelarian Berakhir! Dua Tahun Buron, Pelaku Penembakan di Puncak Papua Ditangkap

"Yang masih di Polres ada 59 orang plus beberapa orang yang kemarin diamankan. Sebagian besar sudah dijemput. Yang kemarin masih sisa 3 orang," ujar Budhi saat dikonfirmasi, Selasa 1 Oktober 2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari total tersebut, tidak semua pelajar dan mahasiswa. Ada juga pelajar gadungan yang sengaja ikut aksi karena dibayar. Salah satunya adalah RH (22) yang mengaku sebagai sekuriti sehari-harinya. Kemudian ada juga seseorang yang mengaku sebagai nelayan yang dibayar pula.

img_title Menko Yusril soal Kericuhan Demo 27 Agustus: Hukum Wajib Ditegakkan, Tanpa Pandang Bulu!

Bahkan si nelayan yang tidak disebut namanya oleh Budhi ini ternyata adalah buron Polsek Cilincing atas kasus dugaan penganiayaan. Karena dia ada kasus di sana, maka yang bersangkutan diserahkan guna menjalani proses hukum kasusnya .

"Satu orang mengaku nelayan dia mengaku dibayar juga ternyata. Dia DPO dari Polsek Cilincing kasus penganiayaan," kata dia.

img_title Polda Metro Ringkus Tiga Pelaku Perusakan CCTV saat Demo Ricuh 27 Agustus

Dia juga mengatakan memang saat mengamankan 59 orang lagi hari ini mereka juga mengaku dijanjikan sejumlah uang jika datang ke ikut aksi ke DPR/MPR. Tak jauh berbeda dengan RH, mereka diiming-imingi uang sebesar Rp40 ribu. Namun mereka yang kecapaian tidur di depan Kejari Utara hingga kemudian diamankan dari sana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka mengaku belum dapat bayaran usai pulang aksi. Mirisnya pada penangkapan pagi ini polisi turut mengamankan anak SD berjumlah dua orang yang juga diyakini habis ikut demo berujung ricuh karena ditemukan bersama-sama yang lain.

"Kami amankan ada dua anak SD umur 11-12 tahun. Kalau yang tadi pagi mereka kan sudah aksi demo di sana, mereka sudah demo Cikampek-Sumedang dan lain-lain. Dari keterangan mereka juga sama. Informasinya mereka akan dibayar di sana setelah di sana nyari orang yang mau bayar gak ketemu. Akhirnya mereka balik," kata dia lagi.

PBRI menggelar aksi di depan Deutsche Bank Building, yang tak jauh dari kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI)

Polisi Ungkap Alasan Tak Blokade Massa PBRI yang Aksi Dekat Bundaran HI

Polisi mengungkap alasan tidak melakukan blokade terhadap massa Persatuan Barisan Rakyat Indonesia (PBRI) yang menggelar aksi di depan Deutsche Bank Building.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut