Lagi, Polisi Periksa Pelapor Sukmawati Hari Ini

Novel Bamukmin.
Sumber :
  • Ridho Permana

VIVA – Ratih Puspa Nusanti kembali dipanggil polisi terkait laporannya terhadap Sukmawati Soekarnoputri soal dugaan penodaan agama. Dia akan kembali menjalani pemeriksaan lagi, Kamis, 28 November 2019, sekitar pukul 14.00 WIB. 

img_title Sebanyak 20.500 Narapidana Se-Jabar dapat Remisi HUT Kemerdekaan RI, 346 Orang Langsung Bebas

Sekretaris Jenderal Koordinator Bela Islam (Korabi), Novel Bamukmin mengaku akan kembali mendampingi Ratih. Dia menyebutkan, Ratih sudah melengkapi alat bukti yang diminta penyidik dalam pemeriksaan sebelumnya pada Senin lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah bawa bukti sangat lengkap yaitu kutipan print out dari beberapa media online, video dan juga tayangan video dari Youtube," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 28 November 2019.

img_title Mengenal Sosok Gustika Jusuf Cucu Bung Hatta, Punya Pendidikan dan Karier yang Mentereng

Dia berharap agenda pemeriksaan berjalan lancar. Dia juga minta polisi segera menaikkan status Sukmawati dari saksi terlapor menjadi tersangka. Sebab, ia meyakini Sukmawati bersalah. Bahkan dia mau polisi menahan Sukmawati agar tak mengulangi perbuatannya lagi.

"Kita berharap Polri juga bisa menahan tersangka karena dikhawatirkan bisa melarikan diri, juga bisa menghilangkan barang bukti dan mengulangi perbuatan lagi. Saya melihat dengan kasus sebelumnya sudah terbukti tidak membuat jera Sukmawati sehingga dalam jangka waktu dekat berani terang-terangan mengulangi perbuatannya lagi," katanya.

img_title Ada Apa di Tanggal 18 Agustus? Ini yang Terjadi Setelah Perayaan Hari Kemerdekaan

Pernyataan kontroversial Sukmawati disampaikan dalam diskusi bertajuk 'Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme' di Jakarta, Senin 11 November 2019. Dalam diskusi itu, ia menyinggung perjuangan Bung Karno dalam upaya kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

Diawali bicara proses perjuangan RI dalam merebut kemerdekaan. Kemudian ia melontarkan pertanyaan yang ditujukan peserta diskusi.

"Sekarang, saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di abad 20 itu, Nabi Yang Mulia Muhammad apa Insinyur Soekarno untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan ibu ini," ujar Sukmawati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait itu, Sukmawati merespons soal ucapannya yang terlanjur heboh. Dia bertanya soal itu hanya ingin mengetahui apakah generasi muda paham dengan sejarah Indonesia atau tidak. Dia menegaskan, tidak ada maksud untuk melakukan penghinaan terhadap nabi.

“Ya bertanya, saya ingin tahu jawabannya seperti apa, fakta sejarahnya, pada ngerti enggak sejarah Indonesia? Terus dijawab mahasiswa itu Insinyur Soekarno,” ujar Sukma, saat dihubungi VIVAnews, Jumat 15 November 2019.

Seni Pertunjukan Meradjoet Sendja

Semangat Kemerdekaan Indonesia Dapat Dirawat Lewat Seni hingga Kepedulian Sosial

Pementasan di Gedung Kesenian Jakarta sekaligus menjadi momentum penting dalam rangkaian Bakti Seniman Nusantara. Program ini dinilai bangun kepedulian sosial.

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut