13 Menit Bersama LRT Jakarta
- VIVAnews/ Fajar Ginanjar Mukti
"Naik LRT ini enak. Cepat ke Kelapa Gading, tidak perlu menunggu lama juga tadi dari Stasiun Velodrome," ujar Imam.
Asian Games 2018
Proyek LRT Jakarta ini dimulai pada 2016. Adalah Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melakukan pemasangan tiang pancang (groundbreaking) proyek koridor Kelapa Gading-Velodrome.
![]()
Sejatinya, LRT akan digunakan sebagai moda transportasi saat Asian Games dihelat di Jakarta, 18 Agustus-2 September 2018. Namun batal beroperasi ketika itu. Hal tersebut lantaran hasil simulasi yang belum dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan saat itu Andryansyah mengaku bahwa Dinas Perhubungan belum menerima surat rekomendasi atau izin operasi dari pihak PT Jakarta Propertindo. Pihaknya tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan izin operasi LRT, sebelum surat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan keluar.
"Saya tidak berani untuk mengeluarkan surat izin. Tapi perlu digarisbawahi kalau ini izin sementara sampai 2 September. Intinya kalau surat izin kelayakan sudah keluar dari Kementerian Perhubungan saya tinggal teken aja suratnya," ujar Andryansyah di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 13 Agustus 2018.
Ketika itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Muhammad Taufik menilai proyek LRT Jakarta gagal. "LRT proyek gagal. Pertama, gagal waktu. Kedua gagal fungsi. Ketiga, gagal efisiensi anggaran," ujar Taufik di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Juni 2019.Â
![]()
Ia menjelaskan, yang dimaksud gagal waktu adalah LRT belum rampung ketika Asian Games digelar. Kemudian, gagal fungsi lantaran LRT yang rencananya untuk membawa atlet Asian Games, kenyataannya tidak ada.
Kegagalan ketiga, yaitu masalah efisiensi anggaran. Anggaran proyek itu menelan biaya Rp5,8 triliun. "Jadi, Rp1,1 triliun per kilometer," ujar Taufik.Â
Fase II
Meski tak jadi digunakan untuk Asian Games, proyek LRT Jakarta terus bergulir. Sebelum beroperasi komersial, LRT Jakarta diuji publik sejak 11 Juni 2019. Sebanyak satu juta lebih pelanggan telah menikmati penggunaan LRT Jakarta selama uji publik.
"Tepatnya sebanyak 1.044.457 pelanggan sampai 17 November 2019 lalu," ujar Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko, di Stasiun LRT Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis, 21 November 2019.