Ada Ribuan LGBT di Depok yang Terjangkit HIV

Tolak LGBT
Sumber :
  • VIVAnews/Andri Mardiansyah

VIVA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok menyebut persoalan yang ditimbulkan akibat perilaku seks menyimpang atau Lesbi Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) kian memperihatinkan. Terkait hal itu, DPRD setempat pun mendesak agar Peraturan Daerah (Perda) Anti LGBT segera disahkan.    

img_title Awal Mula Cerita Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Bertengkar di Bandara Soetta, Polisi Beberkan Perkembangan Kasusnya

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi A DPRD Depok, Hamzah saat dikonfimasi pada Rabu 8 Januari 2020. Ia menjelaskan, Perda tersebut mengatur beberapa poin, di antaranya terkait pencegahan, kemudian tindakan hukum apabila tertangkap tangan dilakukan di depan umum dan memang terbukti serta pidana yang cukup berat dan denda yang cukup berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian memfasilitasi orang-orang yang sudah terjangkit penyakit LGBT itu sendiri, penanganannya dan penyembuhannya,” katanya

img_title Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Wabup Ditahan

Hamzah menilai, kasus LGBT di Depok sudah cukup banyak. Dan pihaknya mengklaim telah mengantongi data terkait jangkitan penyakit AIDS dan HIV dan sebagainya yang ditimbulkan salah satunya akibat prilaku LGBT.

“Lumayan banyak yang terjangkit AIDS akibat hubungan sesama jenis, namun secara kongkritnya bisa tanya Dinsos atau Dinkes. Ya angkanya lumayan ribuan lah. Dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” kata dia.

img_title DPRD Malut Desak Sherly Evaluasi Anak Buahnya soal Anggaran Proyek: Tumbuhnya Harus Terasa

Lebih lanjut politisi Gerindra ini menegaskan, pihaknya sudah cukup lama mendesak agar Perda Anti LGBT segera disahkan.

“Dewan itu sudah teriak dan saya selalu di depan paripurna menginstruksi terhadap Perda yang kita usulkan, karena ini terkait asusila dan tindakan diluar norma maka sangat penting perda itu ada di Kota Depok untuk menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih, kata Hamzah, Kota Depok mempunyai tagline unggul, nyaman dan religius. 

“Ini harus segera disepakati bersama terkait Perda Anti LGBT, karena ini penting supaya kita membentengi generasi penerus yang akan jadi pemimpin-pemimpin ke depan terhadap bahayanya LGBT itu sendiri,”

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii

Kemenag Targetkan Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan integrasi materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ ke dalam kurikulum dapat dimulai pada akhir 2026 atau paling awal 2027

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut