Velodrome Ramawangun Ternyata Produk Buatan Inggris

Velodrome Rawamangun
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA – Menteri Inggris untuk Asia-Pasifik Heather Wheeler, menyampaikan bahwa stadion Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur, merupakan salah satu karya terbaik kontraktor pembangunan venue olah raga dari Inggris.

img_title Terungkap Menteri 'RAMA' Terima Rp 40 Juta per Minggu dalam Surat Dakwaan Silmy Karim

Menurut Heather, stadion yang dibangun ulang Pemprov DKI untuk Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu, memiliki kualitas sepadan seperti venue-venue olah raga yang digunakan untuk Olimpiade London 2012.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Stadion Velodrome ini adalah produk Inggris yang sangat baik," ujar Heather di lokasi, Rabu, 15 Januari 2019.

img_title Survei IPO: Elektabilitas PAN Melejit Jadi 5,8%, Zulhas Masuk 3 Besar Menteri dengan Penilaian Kerja Terbaik

Heather menyampaikan, kualitas konstruksi Velodrome akan bertahan puluhan tahun, dan rancangannya sendiri begitu hebat. Velodrome di antaranya dibangun oleh kontraktor utama ES Global dari Inggris, dengan jasa konstruksi Mott Macdonald dari Inggris juga.

"Rancangan seperti ini sangat baik untuk sustainabilitas, keberlanjutan. Membuat kita bisa terus menggunakannya dalam jangka waktu yang lama," ujar Heather.

img_title Ngaku Keluar Uang Puluhan Miliar Soal Lahan, Hercules Murka ke Menteri Ara: Kau Sadar Diri, Jangan Pakai Otak Nakal

Heather juga mengemukakan, perusahaan Inggris, sengaja membuat rancangan Velodrome memberi kesan semangat baik untuk atlet yang bertanding, juga penonton yang menyaksikan. Velodrome memiliki rancangan area balap oval dengan arsitektur sportif.

"Kesannya di sini juga hebat. Anda serasa mempunyai dorongan untuk bisa terus memacu dengan cepat. Keberadaan Velodrome ini adalah kebanggaan tersendiri juga untuk daerah Anda," ujar Heather.

Bendera Inggris berkibar di depan gedung Parlemen.

Inggris Minta Warga Siapkan Persediaan Darurat, dari Makanan hingga Obat-obatan, Ada Apa?

Inggris menjadi sorotan setelah pemerintah mengimbau masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan kekurangan pangan, serangan siber, hingga keadaan darurat lainnya.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut