Vendor Ramai-ramai Menuntut WO Pandamanda

Polisi memasang garis polisi di kantor perusahaan wedding organizer Pandamanda di Depok, Jawa Barat, Jumat, 7 Februari 2020.
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan

VIVA – Kasus penipuan berkedok jasa penyelenggara pesta pernikahan atau wedding organizer Pandamanda, mulai berbuntut panjang. Setelah diadukan puluhan pasang calon pengantin, kini giliran vendor atau rekanan kerja ikut menuntut hak.    

img_title Kasus Penipuan Bintara Polri Rp28 M, 2 Polisi Dipecat, Nama Eks Pejabat Polda Jambi Ikut Terseret

Sama seperti korban lainnya, sejumlah pengurus vendor itu pun beramai-ramai mendatangi Polres Metro Depok. Rata-rata mengaku belum mendapat bayaran atas jasa yang telah diberikan untuk WO tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade salah satunya. Penanggung jawab sejumlah waiters (pramusaji) ini mengaku, bos Pandamanda, Anwar Said, belum melunasi tunggakannya sekira Rp22 juta. Ade mengaku, puncak persoalan terjadi pada Minggu 2 Februari 2020.

img_title Arisan Online Meow Tipu 6 Orang hingga Rp4 M, Begini Modusnya

“Total kerugian saya Rp22 jutaan, empat event. Itu honor para waiters sama uang sewa alat-alat katering. Total, waiters saya belum hitung, tapi satu acara itu minimal 10 orang,” katanya saat ditemui di Polres Metro Depok pada Jumat 7 Februari 2020

Adapun jasa para waiters yang belum dibayarkan pihak Pandamanda berkisar Rp150 ribu hingga Rp400 ribu per orang. “Keringat mereka masih nyangkut dan minta ke saya. Jadi saya yang diudak-udak (dikejar-kejar). Makanya saya datang ke sini mau nemuin dia (Anwar),” jelasnya

img_title BGN Minta Masyarakat Kumpulkan Bukti Penipuan Pembukaan Dapur MBG

Ade mengaku, sejumlah waiters yang berada di bawah naungannya mengaku telah mengetahui kasus ini. “Rata-rata para waiters sudah pada ngerti karena lihat berita. Tapi, tetap mereka minta haknya.”

Lebih lanjut Ade mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan WO Pandamanda cukup lama, dan memang kerap menemukan kendala. “Kemarin-kemarin kadang lancar, kadang enggak. Kadang suka telat, dua-tiga hari. Kalau saya ancam dia (Anwar) langsung bayar. Saya ancamnya, bos besok gua enggak mau kerja lagi ya, baru dah dibayar,” tuturnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ade menambahkan, belum berniat membuat laporan resmi ke polisi. Ia masih berharap ada itikad baik dari Anwar.

Seperti diketahui, Anwar Said bos Pandamanda telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut. Ia dijerat pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman empat tahun kurungan penjara. Kasusnya sedang ditangani Polres Metro Depok.

Pegadaian

Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

Di era digital ini, informasi muncul dengan lebih cepat, mudah dan masif, salah satu informasi yang paling menarik perhatian masyarakat adalah mengenai rekrutmen.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut