Lapak Pedagang Kelapa di Juanda Depok Kebakaran

Ilustrasi kebakaran.
Sumber :
  • TvOne/Mohamad Akasah

VIVA – Api menghanguskan bangunan liar yang menjadi lapak pedagang kelapa di Gang Saminten, Jalan Juanda Depok, Minggu malam, 6 September 2020. Berdasarkan informasi yang diterima petugas, kebakaran terjadi sekira pukul 18.30 WIB.

img_title KMP Batumandi Terbalik Usai Terbakar Hebat, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Kebakaran Bedeng di Depan Asrama Mabesad Gambir, 13 Unit Damkar Turun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, api dengan cepat menjalar dan membumbung tinggi, sehingga menarik perhatian warga sekitar. Tak berapa lama mobil petugas dinas pemadam kebakaran Kota Depok segera tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.

img_title Muhammadiyah: Karhutla Tidak Boleh Dinormalisasi Sebagai Bencana Tahunan

Bangunan yang terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan lapak. Lalu lintas di Jalan Juanda Depok sempat tersendat imbas dari kebakaran.

img_title Kebakaran Gudang Es Krim di Tangerang Lebih dari 30 Jam Belum Padam, Ini Kendalanya

Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran (DPPK) Kota Depok berhasil memadamkan api kurang dari satu jam. Api berhasil dipadamkan dan mencegah api menjalan ke pemukiman warga yang ada di depan lapak yang terbakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut informasi petugas, api berasal dari bara api yang masih menyala di dalam tumpukan kayu kering sehingga mengeluarkan api, membakar dan menghanguskan lapak.  

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, lapak di sekitar lokasi seluruhnya hangus terbakar.

Personel gabungan yang dikerahkan Pemprov Jabar berhasil memadamkan sebagian titik api di di Gunung Ciremai.

Personel Gabungan Padamkan Sebagian Titik Api di Gunung Ciremai, KDM Turun Langsung ke Lokasi

Kebakaran Taman Nasional Gunung Ciremai ditangani 100 personel gabungan. KDM menyiapkan water bombing, sementara petugas mengantisipasi api meluas akibat angin kencang.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut