Lalin Jalur Kalimalang Dipadati Pemudik Sepeda Motor

Pemudik dengan sepeda motor banyak melintas jalur Kali Malang, Bekasi
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dani

VIVA – Pemerintah menerapkan larangan mudik mulai Kamis besok, 6 Mei 2021. Jelang beberapa jam pemberlakuan larangan mudik, jalur Kalimalang, Kota Bekasi terus dipenuhi pemudik dengan kendaraan roda dua. 

Pemudik Motor Mulai Padati Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Beras hingga Durian Dibawa

Namun, diketahui, para pemudik sepeda motor itu mulai ramai sejak H-3 peraturan larangan mudik.

"Sudah sejak H-3 banyak sekali pengendara motor yang menanyakan ke saya untuk arah Pantura," kata Azam seorang petugas parkir di simpang Bekasi Central Park (BCP), Rabu 5 April 2021.

Pemudik Motor Arah Pantura Mulai Padati Jalur Kalimalang, Polisi Wanti-wanti Barang Bawaan

Azam mengatakan, para pemudik sepeda motor ini kebanyakan mengambil jalur ke Cut Mutia kemudian masuk lagi ke jalur Kalimalang. Sebab, kondisi Jalan Hasibuan saat ini sudah diberlakukan satu arah. 

"Kalau sebelum ada pembangunan jalur Becakayu, pemudik roda dua masih lurus tembusnya ke Jalan Chairil Anwar terus sampai perbatasan Kabupaten Bekasi," katanya.

Pemudik Motor Mulai Padati Jalur Arteri Cikupa Arah Merak, Polisi Tutup Persimpangan

Sementara, pantauan VIVA, di simpang BCP, tepatnya Jalan KH Noer Ali, Kalimalang Kota Bekasi, para pengendara sepeda motor sudah padat. Meski demikian, pengendara roda empat tidak tampak menunjukan keramaian.

Kebanyakan pemudik yang menggunakan mobil sudah melalui lintasan tol sejak sore hari. Mereka masuk melalui tol layang Cikunir dan sampai ke wilayah Karawang.

Pos penyekatan yang ada di seberang jalan pun masih belum aktif. Sejumlah kepolisian masih sibuk mengatur lalu lintas pada umumnya. 

Penyekatan di Tangerang

Sebanyak 725 petugas gabungan baik disebar malam ini di 8 titik pos penyekatan di Tangerang. Hal ini terkait larangan mudik yang akan berlaku mulai Kamis besok, 6 Mei 2021.

Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, petugas yang berjaga di delapan titik itu, akan melakukan menerapkan tindakan putar balik bagi setiap pemudik yang tetap nekat.

"Tindakannya kita putar balik, ini langkah untuk memutus penyebaran COVID-19," katanya.

Delapan titik itu merupakan daerah perbatasan keluar masuk wilayah Kabupaten Tangerang dengan daerah lainnya, antara lain Gerbang Tol Balaraja Barat, Gerbang Tol Balaraja Timur, Gerbang Tol Cikupa, Gerbang Tol Kedaton, kawasan pusat perbelanjaan Citra Raya, perbatasan Jayanti-Serang, perbatasan Cisoka-Maja, perbatasan Kronjo-Carekan dan perbatasan Kronjo-Katara.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya