PPKM Darurat, Exit Tol Semanggi Dibuka Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
Sumber :
  • VIVA/ Firda Junita/ Jakarta

VIVA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya membuka pintu keluar khusus untuk tenaga kesehatan di ruas tol. Hal ini diterapkan setelah sejumlah evaluasi dilakukan selama empat hari penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali.

img_title Kasus Roti Gluten Free Bake n Grind Memanas, Kini Ada 3 Laporan Polisi dan 16 Saksi Diperiksa

Tak bisa dipungkiri buntut penyekatan PPKM Darurat Jawa-Bali ada kemacetan lantaran masih ada warga ngotot keluar rumah. Salah satunya yaitu sempat terjadi macet cukup panjang pada hari ketiga PPKM Darurat Jawa-Bali di Tol Dalam Kota arah Semanggi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantaran itu, agar mobilitas para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain tidak terganggu karena sangat dibutuhkan saat ini membuat skema diskresi di jalan bagi para tenaga kesehatan harus dilakukan polisi.

img_title Polisi Bongkar Gudang Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi, Pengiriman Disamarkan sebagai Ikan Asin

"Melihat evaluasi, yang menjadi skala prioritas tenaga kesehatan dan perawat karena sering terhambat sehingga kita bukakan pintu keluar," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu, 7 Juli 2021.

Dia menjelaskan, pintu keluar khusus bagi nakes ada pada exit Tol Semanggi. Sejatinya semua kendaraan yang berada di ruas Tol Dalam Kota arah Semanggi harus keluar di Exit Tol Slipi selama PPKM Darurat Jawa-Bali.

img_title Awal Mula Cerita Polisi Tewas Ditembak Polisi di Pondok Cabe, Kuasa Hukum: Tak Mungkin 1 Orang

"Jadi misalnya dari Cawang itu di Semanggi sini (pintu keluar), nanti akan kami beri tanda di situ sebelum pintu keluarnya, itu untuk tenaga kesehatan, dokter dan perawat silakan keluar di pintu Semanggi. (Ruas tol) sebaliknya juga begitu, itu di Pintu Keluar Semanggi tapi khusus untuk tenaga kesehatan. Tenaga kesehatan ini dokter dan perawat ya," ujar Yusri.

Lebih lanjut, dia mengatakan, hal tersebut mulai berlaku hari ini. Kata Yusri, bagi masyarakat lain yang masuk dalam sektor esensial dan kritikal, petugas di lapangan tetap akan mengarahkan warga tersebut keluar di Exit Tol Slipi.

Ilustrasi truk di jalan basah

Polda Metro Bongkar Pengiriman 54 Ton Galena di Jakut, Dokumen Kontainer Malah Tertulis Kemiri

Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penyelundupan 54 ton batu hitam dari Gorontalo di Jakarta Utara. Dokumen kontainer tertulis kemiri, lima orang ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut