Anies: Bangsa Ini Menolak Kolonialisme

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Sumber :
  • Facebook Anies Baswedan

VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan semua masyarakat harus meresapi kembali makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Karena menurut dia, sebagian ingat teks proklamasi yang dibacakan tapi jarang mendalami dari tiap kalimat teks proklamasi. Padahal, ada makna persatuan didalamnya.

img_title Pramono soal Usulan CFD 2 Kali Sepekan: Cukup Rasional

“Di mana proklamasi diawali dengan kalimat kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia, yang berarti Bangsa Indonesia telah ada sebelum negara dinyatakan hadir. Bangsa ini terdiri dari berbagai unsur yang memutuskan untuk bersatu, semua memutuskan satu simpul sebagai bangsa Indonesia,” kata Anies di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 17 Agustus 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bersatunya seluruh komponen bangsa ini menghasilkan kesepakatan bersama, yakni memutuskan untuk merdeka dan menolak segala jenis kolonialisme. Karena, kata dia, kolonialisme membatasi bangsa ini untuk berkembang dan sejahtera.

img_title Pramono Wanti-wanti Pedagang Masker Tak Mainkan Harga dan Timbun Barang

“Kemerdekaan ini adalah kemauan kita, bangsa ini merasakan tekanan kolonialisme yang sudah amat lama, kemiskinan, kurang gizi dan tak berkembang. Karena itu, bangsa ini menolak kolonialisme dan seluruh unsur sepakat merdeka untuk menghadirkan gelaran keadilan sosial dan kesejahteraan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Anies mengajak seluruh komponen ambil tanggungjawab untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan seperti yang diperjuangkan dan disepakati bersama oleh para perintis kemerdekaan.

img_title Pramono Sebut Mayoritas Kebakaran di Jakarta Dipicu Korsleting Listrik

“Kita ingin dengan merdeka, kita rasakan keadilan sosial dan kesejahteraan. Itulah sebabnya ketika kita peringati kemerdekaan. Ingatlah, ini perjuangan seluruh bangsa, tanggung jawab kita untuk menuntaskan janji-janji kemerdekaan yakni melindungi, menghadirkan keadilan sosial, dan memajukan kesejahteraan umum,” tandasnya.
 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pramono Target Angka Stunting di Jakarta Turun Jadi 14 Persen Dalam 2 Tahun

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menargetkan angka stunting di DKI Jakarta mengalami penurunan menjadi 14 persen dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut