Polisi PJR Diduga Aniaya Pengendara di Tol, Begini Duduk Perkaranya

Tol Jakarta-Cikampek
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

VIVA – Viral di media sosial, seorang pengendara mengaku rekannya dianiaya oleh anggota polisi lantaran terkibat cekcok dengan dua anggota polisi petugas Patroli Jalan Raya (PJR).

img_title Kakorlantas Polri Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Menanggapi video yang viral tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Istiono menjelaskan, video perseteruan antara anggota polisi dengan dua orang pengendara mobil tersebut terjadi pada Jumat malam, 17 September 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya cek ke Kasubdenwal PJR ada miskomunikasi antara pelanggar sama petugas. Sebenarnya STNK (pengendara) ketinggalan di mobil, keburu-buru diviralkan seolah-olah polisinya yang salah," ucap Istiono, Sabtu, 18 September 2021.

img_title Heboh Kabar Pemberlakuan Tilang Manual dan Kenaikan Denda hingga 150 Persen, Kakorlantas Ungkap Faktanya

Baca juga: Sepekan Terakhir, 21 Daerah di Jatim Nol Angka Kematian COVID-19

Terkait hal penganiayaan, Istiono menjelaskan dua petugas polisi PJR tersebut kini sudah di periksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam). Pengemudi yang mengaku dianiaya juga diminta keterangan di Pos PJR Induk Cikampek.

img_title Jangan Senang Dulu, Kendaraan Baru Belum Boleh Dipakai Kalau Belum Punya Dokumen Ini

"Ya mau klarifikasi, seperti apa sebenarnya," ujarnya.

Diketahui beredar informasi di media sosial, anggota Polisi PJR diduga menganiaya pengendara di Tol Jakarta-Cikampek kilometer 35. Perekam video mengaku rekannya dipukul oleh salah satu anggota PJR hingga bagian bibir dan hidungnya berdarah dan membekas di baju.

"Seorang anggota PJR di Km 35 Jakarta-Cikampek, STNK teman saya belum dikasih bilangnya sudah dikasih. Aneh nih PJR, gila, teman saya dianiaya, dipukul, mukanya berdarah bibirnya pecah, PJR nih emosi, nih dia pukul teman saya," kata perekam video dalam tayangan video yang viral.

Salah satu anggota PJR mencoba menenangkan dan melerai agar tidak direkam dalam video. "Heh dengerin dulu," ujar salah satu anggota PJR.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di tengah pembicaraan, satu anggota PJR kembali menyerang pengendara dengan cara memiting. Sontak perekam video meminta tolong ke pengendara jalan tol.

"Tolong, tolong, Pak, minggir Pak," ucap perekam.

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menerima audiensi Kemenko Infrawil

Kakorlantas: Kendaraan Over Dimension-Overload Berdampak ke Keselamatan dan Kerusakan Jalan

Kakorlantas menegaskan komitmen Korlantas Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan Zero Over Dimension dan OverLoad pada 2027 mendatang.

img_title
VIVA.co.id
19 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut