Intip TIM Bersolek Jadi Ikon Budaya Dunia
- VIVA.co.id/ Willibrodus
"Jadi seniman yang mau menggelar pameran atau pertunjukan di TIM bisa menginap di sini. Istirahatnya bisa sambil guyub," kata Luky.
Taman Ismail Marzuki (TIM) setelah direvitalisasi.
- VIVA.co.id/ Willibrodus
Di sana juga, lanjut Andra, akan disediakan pusat kuliner TIM yang sebelumnya terletak di tempat pembangunan Gedung Panjang itu. Hal ini untuk mengakomodasi permintaan seniman dan saran dari PTSP. Dengan panjang mencapai 50 hingga 60 meter, lokasinya berada di bagian bawah gedung.
Andra merancang agar TIM menjadi oase untuk kawasan Cikini yang biasanya dipadati kendaraan bermotor. Untuk itu, ia pun mengembalikan lagi keberadaan Teater Halaman yang sebelumnya sempat hilang.
Selain akan menjadi salah satu arena pertunjukan, Teater Halaman juga berfungsi sebagai lahan resapan air.
Sebelum revitalisasi, kata Andra, ruang terbuka hijau hanya 11 persen, penyerapan air ke tanah kecil. Setelah revitalisasi, bertambah menjadi 27 persen, yakni di tempat parkir dan di belakang Teater Halaman.
Taman Ismail Marzuki (TIM) setelah direvitalisasi.
- VIVA.co.id/ Willibrodus
Lokasi parkir didesain dengan memadukan konsep ruang terbuka hijau. Bangunan ini terlihat menjadi wajah paling depan TIM.
Pada bagian atap bangunan itu, VIVA melihat hamparan rerumputan dan beberapa pohon. Hal ini membuat gedung parkir tersebut terlihat seperti bukit kecil di pusaran TIM.
Revitalisasi TIM dikerjakan sejak awal 2019. Seluruh proyek pengerjaan akan memakan biaya Rp1,8 triliun. Pembangunan tahap satu ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang.
Secara keseluruhan, menurut Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Jakpro Nadia Diposanjoyo, realisasi pembangunan revitalisasi TIM tahap satu sudah mencapai 98,70 persen. “Gedung Panjang TIM masuk tahap satu revitalisasi,” ujarnya, Selasa, 28 September 2021.
Pembangunan yang juga masuk tahap satu yaitu Gedung Parkir Panjang dan Masjid Amir Hamzah. Kini pembangunannya telah mencapai 100 persen.
Proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta.
- VIVA.co.id/ Willibrodus
Adapun tahap kedua revitalisasi TIM ini, realisasi pengerjaannya mencapai 32,40 persen hingga memasuki minggu ke-30.
Rinciannya, Planetarium dan Pusat Pelatihan realisasi progresnya 27,53 persen, Graha Bhakti Budaya progresnya 40,87 persen, Teater Halaman progresnya 24,60 persen, dan Gallery Annex progresnya telah mencapai 78,38 persen.
Dengan adanya wajah baru TIM, Nadia mengajak masyarakat, khususnya warga Jakarta untuk memanfaatkan TIM sebagai ruang ketiga, guna mengembangkan kreativitas dan mengekpresikan talenta seni maupun budaya.