Diduga Ada Penggelapan Uang Transjakarta Rp5, 6 M oleh Oknum Kopaja

Bus Transjakarta
Bus Transjakarta
Sumber :
  • vivanews/Andry Daud

VIVA – Salah satu anggota Kopaja, Widodo, mengungkap ada penggelapan uang yang diduga dilakukan oknum pengurus Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja).

Widodo mengetahui adanya kejanggalan dalam pencarian dana oleh PT TransJakarta ke Kopaja, terkait peremajaan bus yang bergulir sejak tahun 2015 silam berhubungan dengan kerja sama penggunaan 320 unit mobil.

Widodo menyebut, PT TransJakarta mengucurkan dana sebesar Rp14,6 Miliar pada bulan Juni. Dia mengatakan, masalah muncul pada penerimaan dana registrasi dari TransJakarta ke Kopaja karena ada selisih Rp5,6 miliar. 

"Kami rasa tidak jelas penggunaannya," ucap dia kepada wartawan, Kamis 25 November 2021.

Dirinya menduga Rp5,6 miliar dipakai oknum pengurus guna kepentingan pribadi. Karena itu, Widodo merasa perlu melibatkan pihak kepolisian untuk bisa menelusuri uang Rp5,6 miliar yang diduga digelapkan.

Kata dia, salah seorang bernama Santun Marpaung telah membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada 18 Oktober 2021 mewakili seluruh pemilik kendaraan yang jumlahnya 73 orang. Yang dilaporkan berlatar belakang Ketua Umum, Sekretaris dan Bendahara. Laporan terdaftar dengan nomor LP/B/5152/X/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 18 Oktober 2021

"Tanpa sepengetahuan pemilik itu digunakan untuk yang lain gitu loh. Pemilik itu meminta pertanggungjawaban terkait dengan masalah dana yang dikeluarkan senilai Rp 5,6 miliar. Kami laporkan sebagai pengurusnya dan nama-nama itulah yang kebetulan jabat organisasi itu," katanya.