2 Siswa SMK di Depok jadi Korban Kebakaran Gedung Cyber

Petugas saat mengevakuasi korban kebakaran di Gedung Cyber, Jakarta Selatan.
Petugas saat mengevakuasi korban kebakaran di Gedung Cyber, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • VIVA/ Foe Peace Simbolon.

VIVA – Duka mendalam dialami keluarga besar SMK Taruna Bhakti, Cimanggis, Kota Depok Jawa Barat. Mengingat korban kebakaran Gedung Cyber di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Kamis kemarin 2 Desember 2021, adalah siswa di sana.

Dua orang korban meninggal dalam peristiwa itu merupakan siswa tingkat akhir sekolah menengah kejuruan swasta tersebut.

Adalah Seto Fachrudin (18) dan Muhammad Redzuan Khadafi (17) siswa kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Taruna Bhakti.

Hal itu dibuktikan dengan postingan dalam akun Instagram @smktarunabhakti.depok. Ucapan belasungkawa diposting untuk kedua korban.

"Innalillahi wa Inna ilaihi roji'uun, telah berpulang ke Rahmatullah sahabat, saudara kita semua Seto Fachrudin dan M Redzuan Khadafi Kelas XII TKJ 2. Semoga Allah terima imam Islamnya," tulis postingan tersebut.

Seto merupakan warga RT004/007 Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Sementara Redzuan tinggal di RT005/008, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis.

Seto meninggal di lokasi kejadian. Sementara Redzuan sempat dilarikan ke RSUD Mampang Prapatan, namun nyawanya tidak tertolong hingga menyusul rekannya meninggal dunia. Mereka telah dipastikan meninggal bukan karena luka bakar, namun karena terlalu banyak menghirup asap di dalam lokasi kebakaran.