Immanuel Ebenezer Jadi Saksi Meringankan Munarman, Begini Katanya
- VIVAnews/ Syaefullah.
"Kedua, Munarman juga membantu kawan-kawan di Cinere waktu itu Gereja HKBP di Cinere, Munarman juga yang memberitakan FPI untuk mengawal pembangunan gereja di Cinere. Ketiga, Munarman pernah mengutuk yang namanya pengeboman gereja di Surabaya, Jawa Timur, dan itu fakta-fakta," ujarnya.
Di hadapan awak media, Immanuel juga jelaskan, Munarman sempat menjadi Staf Ahli Kejagung hingga dekat dan berdiskusi langsung dengan Mendagri Tito Karnavian. Berdasarkan fakta itu juga Immanuel yakin bahwa Munarman bukan bagian dari kelompok teroris.
"Munarman ini juga pernah jadi Staf Ahli Kejaksaan Agung, dan Munarman ini teman dekatnya Pak Tito (Mendagri). Nah, kalau seandainya Munarman teroris, banyak sekali orang yang ditangkap, karena apa? Karena membiarkan seorang teroris tidak dilaporkan ke penegak hukum dan ini kan bahaya juga. Makanya kami mau, saya khususnya secara pribadi, semoga ini bermanfaat ya buat Munarman untuk meringankan dia," ujarnya.
Dalam kasus persidangan yang terus berlanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Timur ini, diketahui Munarman didakwa JPU , memerintahkan  orang lain melakukan perbuatan terorisme.
JPU juga menuduhkan Munarman telah berbaiat kepada pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi pada 2014 di berbagai lokasi yakni Sekretariat Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar-Markas Daerah Laskar Pembela Islam (LPI), Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Sudiang, Makassar, dan di aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Perbuatan Munarman itu dilakukan dalam kurun 2015.