800 Telepon Genggam Disita dari Sel Napi Lapas Salemba

Pemusnahan Barang Sitaan di Lapas Salemba. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA – Lembaga Permasyarakatan kelas 2 A Salemba Jakarta Pusat melakukan razia terhadap kepemilikan handphone kepada para warga binaan, Kamis 10 Maret 2022.

img_title 3.510 Napi Seluruh Indonesia Dipindah ke Lapas Nusakambangan Periode 2 Tahun, Ada Kasus Korupsi hingga Terorisme

Selain antisipasi peredaran narkoba yang ada di dalam Lapas, petugas juga merazia handphone milik para narapindana yang khawatirkan menjadi pengendali peredaran narkoba yang ada di luar Lapas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Ibnu Choldun mengatakan dalam razia kali ini pihaknya mengamankan sebanyak 800 handphone hasil sitaan milik narapidana (napi).

img_title Pastikan Tak Punya Fasilitas Mewah Buat Napi, Kalapas Wamena: Tidak Mungkin Pakai AC, Udara di Sini Dingin

handphone milik para napi pun rencana akan dimusnahkan di dalam area lapangan Lapas Kelas II A Salemba dengan cara dibakar di dalam dua tong yang berisi bahan bakar bensin.

"Kita laksanakan pemusnahan berupa handphone dan alat lainnya dengan cara dibakar," ujar Ibnu dikonfirmasi, Kamis 10 Maret.

img_title Begini Awal Mula Terjadinya Kerusuhan dan Kebakaran di Lapas Merauke

Ibnu mengatakan razia handphone para napi dilakukan sembari lakukan pengecekan ke sejumlah blok hunian para napi di Lapas Salemba. Pengecekan meliputi kelayakan makanan, air bersih, sanitasi, udara dan penerangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita juga tekankan kepada petugas agar tidak melakukan kekerasan kepada warga binaan dan tidak melakukan perbuatan yang dapat merendahkan martabat warga binaan. Mari kita memberikan pembinaan dan perlindungan hak asasi manusia," ujarnya.
 
Sementara Kepala Lapas Kelas II A Salemba Yosafat Rizanto mengatakan, pihaknya rutin melakukan razia dan mengecekan apa saja yang dimiliki napi di dalam ruang tahanan.

Pengecekan secara rutin berkala dilakukan dua kali dalam satu minggu dengan waktu yang bervariasi hingga tidak diketahui jadwalnya oleh napi.

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua

Napi di Lapas Muaradua Tewas Dianiaya, 4 Orang Jadi Tersangka

Seorang narapidana (napi) bernama Adi Waswara, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua, ditemukan meninggal pada Jumat (23/10/2026) karena dianiaya

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut