Fraksi PDIP Nilai Anggaran Formula E Tak Transparan

Lokasi Lahan Sirkuit Formula E Ancol
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA - Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, menilai bahwa agenda Formula E terkesan tidak jelas dan tidak transparan soal anggaran dan perencanaan.

img_title Mendag Budi Anggarkan Rp 1,2 Triliun Buat Bangun dan Revitalisasi Pasar Rakyat di 2027

Pekerja konstruksi meratakan aspal Sirkuit internasional Formula E Jakarta

Photo :
  • ANTARA/Abdu Faisal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggaran Awal Rp1,8 Triliun

img_title Prabowo: Penambahan Kekuatan TNI Demi Jaga Kedaulatan Negara, Anggaran Tak Sampai 2 Persen PDB

Sejak awal, kata dia, dalam rapat Komisi B September 2019, anggaran total untuk perhelatan Formula E disebutkan dengan jelas oleh Jakpro sebesar Rp1,8 triliun.

Awalnya, dalam rapat anggaran perubahan di Agustus 2019 (DPRD periode 2014-9), ini direncanakan dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga. Dalam rapat dengan DPRD 2019-24, lalu BUMD Jakpro yang muncul sebagai pelaksana.

img_title Blak-blakan! Prabowo Ungkap Banyak Pemda Tak Pakai Anggaran dengan Optimal

Kemudian, pada biaya awal pembangunannya trek ini sekitar Rp850 miliar, lalu berubah menjadi Rp350 miliar dan itu sudah di jalan yang keras (existing).

"Setelah venue yang tanpa perencanaan dipindahkan ke Ancol, biaya disebutkan Rp150 miliar dan menggunakan dana perusahaan BUMD Jakpro," kata Gilbert di Jakarta, Jumat, 10 Maret 2022.

Berdasarkan penuturan Jakpro, sebesar Rp70 miliar sudah digunakan sewaktu merencanakan trek di Monas, setelah dicek di lapangan yang ada baru barrier milik Jaya Konstruksi seharga Rp15 miliar.

Lalu, biaya membangun trek di Ancol yang dipaksakan tadinya Rp50 miliar berubah menjadi Rp60 miliar karena perencanaan abal-abal dan dipaksakan. Kualitas pekerjaan yang buruk sungguh mengorbankan APBD.

Dari angka yang disebutkan Jakpro sudah terpakai Rp70 miliar di Monas dan ternyata itu barrier sebesar Rp15 miliar, dan biaya membangun trek yang dipaksakan di Ancol Rp60 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya total baru Rp75 miliar. Maka jadi sangat merisaukan kenapa anggaran membangun trek dari Rp850 menjadi Rp350 miliar (di jalan yangg sudah ada/keras) dan berubah menjadi Rp60 miliar di jalan yang dibuat di atas rawa? Apa komponen trek di jalan keras hingga Rp350 miliar dan apa komponen jalan di atas rawa hingga Rp60 miliar. Apakah ada mark-up, kualitas yang bobrok atau faktor lain?" katanya.

Tentunya, dari anggaran sekarang untuk jalan di atas rawa Rp150 miliar yang terpakai untuk membuat trek adalah Rp75 miliar dan seharusnya biaya terbesar adalah membangun trek.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut