Hasil Ujian Nasional SMA di DKI Memuaskan

Ujian Nasional
Ujian Nasional
Sumber :
  • Antara/Seno S

VIVAnews - Hasil kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di DKI Jakarta tahun ajaran 2009/2010 di atas rata-rata nasional, yakni, 90,7 persen. Sedangkan untuk rata-rata tingkat kelulusan secara nasional sebesar 89,88 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang SMP-SMA, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Amsani Idris di Jakarta yang dikutip dari situs Pemprov DKI, Senin, 26 April 2010.

Amsani menuturkan selain memperoleh tingkat kelulusan di atas rata-rata tingkat nasional, sejumlah murid yang mengikuti UN tingkat SMA kemarin juga banyak yang memperoleh nilai 10, baik untuk program IPA maupun IPS.

Untuk program IPA, yang memperoleh nilai 10 dalam mata pelajaran Bahasa Inggris terdapat 7 orang, Matematika 263 orang, Fisika 50 orang, Kimia 20 orang, dan Biologi 4 orang.

Sedangkan untuk program IPS, siswa yang memperoleh nilai 10 dalam mata pelajaran Bahasa Inggris terdapat 3 orang dan Matematika 178 orang. Untuk program Bahasa, siswa yang memperoleh nilai 10 dalam mata pelajaran Matematika 3 orang, dan Bahasa Asing 5 orang.

Siswa yang dinyatakan lulus, kata Amsani, jika telah menyelesaikan program, memiliki nilai baik pada aspek sikap, lulus ujian sekolah, serta ujian nasional. Untuk hasil kelulusan siswa, akan diumumkan Senin 26 April 2010 pukul 10.00.

Bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus, lanjut Amsani, sebaiknya tidak kecewa dan segera mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian ulangan yang akan dilaksanakan tanggal 10-14 Mei mendatang. Ujian ulangan dilaksanakan di rayon. Sedangkan mata pelajaran yang diikuti pada ujian ulangan hanya nilai yang di bawah 5,50.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengaku bersyukur karena hasil ujian nasional siswa SMA, persentase kelulusannya di atas rata-rata nasional.

"Ini merupakan hasil kerja keras semua pihak," ujar Taufik Yudi.

Meski demikian, Taufik mengaku tidak lekas berpuas diri. Dia berjanji terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di DKI Jakarta. (adi)