Ibu Melaporkan Anak ke Polisi Gegara Masalah Buku Nikah

Gedung Polda Metro Jaya, Sudirman
Gedung Polda Metro Jaya, Sudirman
Sumber :
  • vivanews/Andry

VIVA – Seorang ibu berinisial DNS mempolisikan anak tirinya berinisial S atas dugaan memalsukan buku nikah. Kasus terdaftar dengan nomor LP: B/0070/II/2022/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 8 Februari 2022. 

Tapi, dalam perjalanannya kasus dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Pemalsuan tersebut dilakukan agar Pengadilan Agama Cikarang membatalkan pernikahan antara DNS dengan K. Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi. Menurut penasihat hukum pelapor (DNS), Masfufah perbuatan terlapor merugikan kliennya.

S berupaya membatalkan pernikahan kliennya dengan suami. Dia bercerita DNS menikah dengan K pada tahun 1996 silam. Saat itu, K mengaku sebagai seorang perjaka tapi ternyata duda yang punya anak. Namun, kliennya tidak mempermasalahkan hal tersebut dan pernikahan tetap berlangsung secara sah.

Buku nikah.

Buku nikah.

Photo :
  • U-Report

"Di perjalanan waktu, K mengaku dia sudah dua kali menikah dan ibu ini (klien kami) tetap menerima," ujar dia kepada wartawan, Rabu 25 Mei 2022.

Kemudian, kliennya dengan K sukses merintis usaha secara bersama-sama. Sejumlah aset berharga berhasil diperoleh mulai dari rumah, gedung, tanah dan kendaraan. Tercatat, sedikitinya ada 100 titik lebih aset di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Pengacara dari Kantor Hukum Rendi Rumapea & Partners itu mengatakan, masalah muncul kala suami dari kliennya jatuh sakit akibat mengalami pemecahan pembuluh darah. Kliennya lantas mempercayakan kepada anak tirinya, S untuk menyimpan semua sertifikat sekitar tahun 2019. Sementara itu, kliennya fokus merawat suami di Rumah Sakit.