Vaksin Booster Syarat Perjalanan, Ini Tarif Tes PCR/Antigen di Bandara

Suasana di Sentra Vaksinasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Suasana di Sentra Vaksinasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

Dia melanjutkan, kaitan dengan tarif tes PCR atau antigen di bandar udara pihaknya menerapkan sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

Untuk tarif PCR di bandara yang terletak di Jawa adalah Rp275 ribu dan di luar Jawa Rp300 ribu. Sementara itu, tarif untuk tes antigen adalah Rp85 ribu.

"Kami memastikan kepada penyedia layanan RT-PCR dan atau rapid test antigen di Airport Health Center bandara AP II agar tarif layanan tersebut harus sesuai dengan SE Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, yakni tarif PCR di bandara yang terletak di Jawa adalah Rp275 ribu dan di luar Jawa Rp300 ribu. Sementara itu, tarif untuk tes antigen adalah Rp85 ribu," ujarnya.

Seperti diketahui, mulai 17 Juli 2022 diberlakukan regulasi baru bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 70/2022.

Di dalam SE tersebut dicantumkan sejumlah persyaratan perjalanan bagi PPDN di tengah pandemi, antara lain PPDN atau penumpang pesawat rute domestik yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan melakukan tes PCR atau antigen dalam melakukan perjalanan.

Jika baru mendapat vaksinasi dosis kedua, maka wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara jika PPDN baru mendapat vaksinasi dosis pertama, maka wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam sebelum keberangkatan. 

Halaman Selanjutnya
img_title