Psikolog: Istri Irjen Ferdy Sambo Menangis Terus

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol Ferdy Sambo
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA Metro – Istri Irjen Ferdy Sambo, Kepala Divisi Propam Polri dikabarkan telah menjalani trauma healing oleh seorang psikolog pasca insiden baku tembak antara Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat dengan Bharada RE (E) di rumahnya pada Jumat, 8 Juli 2022.

img_title Motif Sadis Dwi Bagus Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terungkap: Cemburu Buta, Istri Sah Chat Korban Jadi Pemicu

Sebelum terjadi aksi baku tembak, istri Sambo diduga mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh sopir dinasnya yakni Brigadir J. Selain diduga dilecehkan, istri Sambo juga ditodong senjata api kepalanya oleh Brigadir J. Kini, Brigadir J tewas terkena tembak oleh Bharada RE.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

Photo :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

img_title Sadisnya Dwi Bagus Habisi Nyawa Istri Siri dan Anaknya di Madiun, Dibunuh lalu Mayatnya Dibakar dan Digiling

Novita Tandry, seorang Psikolog yang ditunjuk oleh Polres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan trauma healing mengatakan, kondisi istri Ferdy Sambo masih trauma atas insiden yang dialami dan dilihatnya langsung di rumahnya kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Beliau sangat syok ya, goncangan pastinya. Memang dalam proses pendampingan,” kata Novita saat dihubungi wartawan pada Rabu, 13 Juli 2022.

img_title Anggota TNI AL Diduga Bunuh Istri di Mataram, Danlanal Ungkap Motifnya

Selain melakukan pendampingan kepada istri Sambo, ia juga mengaku mengawasi kondisi anak-anak jenderal bintang dua itu. Meskipun, kata dia, anaknya Sambo sudah dewasa tapi masih ada yang balita perlu pendampingan dan pengawasan ahlinya.

“Tidak lepas juga anak-anak, karena bagaimana pun walau yang pertama sudah dewasa, 21 tahun, 17 tahun, 15 tahun dan 1,5 tahun. Itu semuanya saya dampingi,” ujarnya.

Namun, Novita tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana kondisi yang dialami istri Sambo usai dilakukan pendampingan. Menurut dia, pendampingan dihentikan sejenak karena istri Sambo tak kuat menceritakan apa yang dialaminya hingga tenang dulu.

“Saya pendampingan saja. Yang pasti, beliau sekarang mengalami gangguan traumatis karena langsung berada saat kejadian itu terjadi. Sangat syok dan terus-menerus menangis, keadaannya secara mental psikologis memang sangat butuh pendampingan dari ahlinya psikolog,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pihaknya mengirim psikolog untuk melakukan trauma healing kepada istri Kepala Divisi Propam Irjen Ferdy Sambo. Sebab, istri Sambo diketahui melaporkan adanya dugaan kasus pelecehan seksual.

“Kita lakukan pembinaan secara psikologi, karena kita tahu bahwa saat itu banyak juga peluru yang ditembakkan disana kurang lebih berarti 5 + 7 ada 12 peluru,” kata Budhi di Jakarta pada Rabu, 13 Juli 2022.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut