Tak Mau Bayar Siomay Rp 4 Juta, Mulyana Diseret ke Pengadilan

Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).
Kasus hukum yang disidangkan di pengadilan (foto ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

VIVA Metro – Majelis Hakim pengadilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang dengan terdakwa Mulyana DS alias Zenzen yang diduga melanggar pasal 378 KHUP atau penipuan. Perkara ini bermula saat Mulyana yang membeli siomay ke pedagang sejak pertengahan 2021 dan tidak mau membayarnya hingga utangnya menumpuk hingga jutaan rupiah.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Melani Simanjuntak merinci dakwaan yang dibacakan pada sidang perdana 1 Agustus 2022 kemarin. Dalam dakwaannya, Mulyana memesan siomay sampai tiga kali dari seorang pedagang siomay yang sama pertengahan 2021. 

Siomay Bandung.

Siomay Bandung.

Photo :
  • U-Report

Dari pemesanan pertama, kedua dan ketiga, terdakwa tidak kunjung mau melunasi pembelian hingga sebesar Rp 4 juta lebih. Oleh karena kesal bolak-balik menagih tak kunjung dibayar, pedagang pun melaporkannya ke Kepolisian.

Usai mendengarkan surat dakwaan JPU, Ketua Majelis Hakim Boko pun menanyakan kepada terdakwa maupun penasihat hukumnya apakah mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas surat dakwaan JPU tersebut.

Baik terdakwa maupun tim penasihat hukumnya menyatakan mengajukan eksepsi. Mendengar itu, Boko memberi kesempatan kepada penasihat hukum menyusun eksepsi. 

"Sidang berikutnya pekan depan. Seharusnya dibayarkan saja pembelian siomaynya agar masalahnya tidak sampai ke pengadilan ini," ujar Boko mengingatkan.