Massa Demo BBM di Patung Kuda Bubar, Polisi Amankan 2 Orang

Massa demo tolak kenaikan harga BBM terobos kawat berduri
Sumber :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

VIVA Metro – Sejumlah elemen masyarakat yang menggelar unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat telah selesai menyampaikan aspirasinya. Massa tersebut terdiri dari ikatan Persaudaraan Alumni (PA) 212, Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) dan Front Persaudaraan Islam (FPI). 

img_title Perpres 107/2026 Terbit, Pertamina Siap Jalankan Mandat Pemerintah untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pantauan VIVA di lokasi, demo yang digerakkan oleh GNPR itu bubar sekitar pukul 17.15 WIB. Mereka bubar secara tertib dan dikawal oleh aparat kepolisian. Namun, dalam aksi tersebut, terdapat dua orang yang diamankan oleh anggota Polres Jakarta Pusat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Komarudin mengatakan, dua orang yang diamankan oleh anggotanya itu bukan bagian massa aksi yang menggelar demo di kawasan Patung Kuda. 

img_title Libatkan Operator SPBU, Sindikat Penimbun BBM Pertalite di Bali Raup Omzet Rp75 Juta per Bulan

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Patung Kuda Jakarta

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

"Ada dua yang sempat kita amankan. Kita lihat mereka bukan bagian dari yang sedang menyampaikan aspirasi," kata Komarudin dalam keterangannya di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 12 September 2022. 

img_title Putin Bantah Tuduhan Rusia di Balik Sejumlah Demo di Negara Eropa

Komarudin juga mengatakan bahwa dua orang tersebut diduga penyusup. Namun, pihaknya akan mendalami keterangan dari dua orang itu. Hal tersebut, lanjut Komarudin, bertujuan agar tidak menimbulkan trigger terhadap massa aksi yang menggelar demo.

"Ada indikasi, bukan penyusup, kalau dikatakan penyusup terlalu dini, tapi mungkin kita lebih ke mengantisipasi jangan sampai orang-orang yang memang bukan dari kelompoknya ikut-ikutan dan ini bisa menjadi trigger bagi jalannya aksi massa," kata dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin.

Photo :
  • VIVA/Yeni Lestari

"Jadi sekiranya memang ada indikasi orang-orang itu bukan bagian dari kelompok yang menyampaikan aksi, tentu kita amankan," ujarnya.
 

Game Steam

Steam Next Fest 2026 Ungkap 50 Demo Terpopuler, Game Co-op dan Incremental Makin Diminati

Steam Next Fest 2026 menampilkan 50 demo terpopuler dengan dominasi game co-op dan incremental. Simak tren game indie, genre survival, cozy, serta sorotan penggunaan AI.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut