Momen Pendemo 1209 Kecebur di Kolam Patung Kuda

Pendemo kecebur di kolam Patung Kuda
Sumber :
  • VIVA / Rahmat Fatahillah Ilham

VIVA Metro – Hari ini sejumlah masyarakat menyampaikan aspirasinya terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Massa aksi dari Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) melakukan orasi di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat. 

img_title Bahlil Sindir Orang Kaya Pakai Pertalite: Mobilnya Bagus, Jangan Pakai BBM Bersubsidi!

Berdasarkan pantauan VIVA di lokasi, terlihat salah seorang pendemo berjenis kelamin laki - laki dari GNPR yang tercebur ke dalam kolam patung kuda. Diduga pria tersebut terpleset saat melewati pinggir kolam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendemo kecebur di kolam Patung Kuda

Photo :
  • VIVA / Rahmat Fatahillah Ilham

img_title Bahlil Pastikan Harga Pertalite Tak Akan Naik Sampai Akhir 2026

Melihat kejadian itu, sebagian anggota GNPR langsung menolong seorang pria yang berada di dalam kolam itu. Mulai dari baju, celana sampai sepatu pria itu terlihat basah kuyup akibat tercebur kolam. Pria itu langsung ditarik keluar dari kolam oleh anggota yang tergabung dalam GNPR.

Sebelumnya, penolakan kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus bergulir di Ibu Kota. Hari ini, Senin 12 September 2022, Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara.

img_title Pertamina Tegaskan Harga Pertamax Cs Tak Naik Hari Ini

Aziz Yanuar selaku kuasa hukum Habib Rizieq mengatakan aksi 1209 ini yang digerakkan oleh GNPR akan dihadiri oleh Persatuan Alumni 212 (PA 212), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) dan Front Persaudaraan Islam (FPI). 

"PA 212 informasinya akan terlibat, GNPF Ulama dan FPI juga InsyaAllah beserta banyak sekali elemen masyarakat lain," kata Aziz dalam keterangannya kepada wartawan, Senin 12 September 2022.

Polisi mengamankan aksi mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Wilibrodus

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, Aziz juga menyampaikan melalui gambar seruan aksi yang dibagikan, aksi bela rakyat (AKBAR) tersebut membawa tiga tuntutan. Pertama, tuntutan turunkan harga BBM, kedua turunkan harga - harga dan ketiga tegakkan supremasi huku.

"Tiga tuntutan rakyat (Tritura): Pertama, turunkan harga BBM; Kedua, Turunkan harga-harga dan terakhir, Tegakkan Supremasi Hukum," tulis seruan aksi yang dibagikan oleh Aziz Yanuar. 

Ilustrasi demo ricuh

Polisi Tangkap Mobilisator Pelajar untuk Demo Rusuh, Ajak Bawa Bom Molotov hingga Rusak Fasilitas Umum

Polres Metro Bekasi Kota menangkap pria berinisial F alias Batak yang diduga bertindak sebagai mobilisator pelajar untuk melakukan aksi berujung kekerasan (rusuh)

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut