Hendak Beri Makan Monyet, Warga Tangerang Diserang hingga Terluka

Ilustrasi monyet
Sumber :
  • VIVAnews/Irma Dana

VIVA Metro – Nur, pria yang tinggal di Kelurahan Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

img_title Kantor BPN Karawang Hangus Terbakar

Hal ini setelah ia terluka usai diserang oleh seekor monyet. Diketahui, pria tersebut harus memdapatkan 48 jahitan di kaki, dan 8 jahitan di bagian tangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir mengatakan, dari laporan yang diterima melalui pihak BKSDA Jakarta, Nur dan sang istri hendak memberi makan monyet yang ada di dalam kandang.

img_title Detik-detik Mengerikan 500 Rumah Terbakar di Dusun Serdang, BPBD Babel: Jumlah Korban 2.000 Jiwa

Ilustrasi monyet

Photo :
  • www.techtimes.com

"Dalam kandang itu ada 6 monyet, baik yang dewasa dan anak-anak. Kemudian saat itu mereka mau kasih makan. Namun, satu anak monyet keluar dari kandang," katanya, Senin, 12 September 2022.

img_title Warga yang Kesulitan Air Bersih Bisa Lapor Jakarta Siaga 112

Melihat hal itu, langsung menangkap kembali anak monyet yang berusaha kabur, dan selanjutnya di masukkan kembali ke dalam kandang.

Namun saat hendak memasukkan anak monyet ke dalam kandang, induk hewan tersebut pun melihat dan langsung mengamuk ke arah Nur. "Lihat anaknya dipegang korban, induknya ngamuk dan menyerang korban," ujarnya.

Dari sana korban mengalami luka, dan si induk berhasil lari membawa anaknya. Melihat itu, Nur meminta pertolongan pada petugas terkait untuk mengevakuasi monyet tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dibantu dari BKSDA Jakarta, dimana monyet yang masih di area rumah langsung ditangkap dengan cara diberi tembakan bius. Di sini, hewan tersebut langsung dibawa BKSDA sebagai tindak lanjutnya," ujarnya.

Ilustrasi Satgas Karhutla berupaya melakukan pemadaman di tengah pekatnya asap kebakaran lahan.

BPBD: Asap Karhutla Belum Sampai Bali

BPBD Bali memastikan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari Kalimantan maupun wilayah lain hingga kini belum masuk ke Provinsi Bali.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut