Polisi Ungkap Motif Pelaku Penusukan Sopir Transjakarta hingga Tewas

Ilustrasi/Korban pembunuhan
Ilustrasi/Korban pembunuhan
Sumber :
  • VIVAnews/ Zahrul Darmawan (Depok)

VIVA Metro – Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Budi Sartono menyebutkan, penusukan terhadap sopir TransJakarta bernama Randi Pramono (31) berawal ketika korban melindas handphone milik pelaku berinisial AR.

"Pada saat korban pulang di depan jalan di Kramat Centex, Ciracas, menurut pengakuan tersangka handphonenya jatuh, lalu korban menabrak (melindas) HP tersebut," ujarnya kepada wartawan, Kamis, 24 November 2022.

Budi menambahkan, "Jadi, tersangka dan korban ini sama-sama naik motor. Tersangka motornya berada di depan. Karena keadaan mabuk, ponselnya terjatuh." 

Korban yang berada tepat di belakang tersangka lalu melindas ponsel tersangka hingga pecah dan hancur. Korban dan pelaku kemudian berhenti dan terlibat cekcok. "Mereka berhenti, cekcok mulut dan tersangka meminta untuk mengganti kerugian. Karena tidak terjadi kesepakatan, akhirnya penusukan terjadi," ujarnya.

Ilustrasi penganiayaan.

Ilustrasi penganiayaan.

Photo :
  • www.pixabay.com/bykst

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka AR di wilayah Jakarta Selatan. Usut punya usut, ternyata AR seorang residivis.

Sejumlah barang bukti seperti baju yang dipakai tersangka, sepeda motor, dan ponsel yang rusak akibat dilindas oleh korban ikut diamankan oleh polisi setelah pelaku berhasil ditangkap. "Barang bukti (badik) dibuang di daerah Rancho (Jakarta Selatan)," ujarnya.