Kombes Usman: Hindari GBK dan Sudirman Kalau Gak Mau Kena Macet

Ilustrasi sejumlah kendaraan bermotor yang akan menuju Jakarta terjebak macet.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

VIVA Metro – Direktorat Lalu Lintas menyarankan agar para pengendara bisa menghindari kawasan Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan Semanggi Jakarta Selatan, siang ini.

3 Korban Luka Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah Masih Dirawat di RSI Kendal, Begini Kondisinya

Sebab, para relawan Presiden Joko Widodo baru bertolak pulang dari GBK menghadiri acara silaturahmi bertajuk ‘Nusantara Bersatu’. Sehingga, agar tidak terjebak macet polisi menyarankan untuk tak melintasi kawasan tersebut dulu.

Jakarta macet. (ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Lagi Mengatur Lalu Lintas, Pak Ogah Ini Bernasib Nahas

"Untuk sementara mungkin bisa dihindari daerah GBK, Semanggi, jalur itu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi M.Latif Usman kepada wartawan, Sabtu 26 November 2022.

Kata dia, kemacetan terjadi karena bus-bus yang mengangkut relawan sudah bergerak untuk mengantar mereka pulang dari sana. Dia mengklaim macet bukan karena kantung parkir tidak cukup. Latif mengatakan, kantung parkir sudah disiapkan, yaitu di Monas, Kemayoran, di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, dan Jalan Gatot Subroto.

Soal Pertemuan Jokowi-Megawati, Istana: Presiden Terbuka untuk Bersilaturami

"Ini macet karena sudah bergerak mengambil penumpang yang ada di GBK. Parkirnya enggak ada masalah, ini kan acara selesai mereka bergerak gitu berbarengan. Mau mengambil penumpang yang ada di GBK. Kalau parkir itu sudah diatur dijaga. Tadi pada saat acara enggak ada masalah. Ini macetnya setelah bubarannya," kata Latif.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman

Photo :
  • VIVA / Yeni Lestari

Lebih lanjut mantan Dirlantas Polda Jawa Timur ini mengatakan, kemacetan sebentar lagi sudah akan terurai. Sebab, satu persatu bus yang menjemput relawan telah meninggalkan lokasi.

"Jumlah massa sekitar 120-150 ribu. Dengan bus sekitar 2.800 sekian. Kemacetan ini sebenarnya karena ini sekarang lagi pencairan karena lagi jemputin orang-orang ini, jadi bergantian," kata dia lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya